Antisipasi Varian Omicron, Menkes Budi Rapat 3 Kali Sehari dengan Luhut

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kerja keras antisipasi varian Omicron, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dirinya rapat tiga kali sehari dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Rapat tersebut berfokus pada strategi pengendalian menghadapi varian baru COVID-19 ini.

"Upaya antisipasi Omicron, saya sama Pak Luhut meeting-nya (rapat) seharian sudah tiga kali. Ya, seperti minum obat saja," cerita Budi Gunadi sembari tertawa dalam dialog BGS, Kapan COVID-19 Berakhir? pada Rabu, 1 Desember 2021.

Mengenai strategi penanganan varian Omicron, Budi Gunadi melanjutkan, ada strategi protokol kesehatan, surveilans, dan strategi vaksinasi. Salah satu yang disorot terkait vaksinasi yakni pencegahan keparahan bila terinfeksi dan mempercepat kekebalan komunal (herd immunity).

"Khusus vaksinasi harus dipercepat, supaya membuat kita siap. Kalau misalnya, virusnya masuk, ya imunitasnya sudah ada (terbentuk). Vaksinasi terutama prioritas ke kelompok rentan atau lansia di atas 60 tahun," lanjutnya.

"Kita baru suntik 11 juta lansia, padahal ada sekitar 20 juta lansia. Mereka yang paling rentan, kalau kena (terinfeksi COVID-19), masuk rumah sakit dan wafatnya (rata-rata kematian) tinggi."

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Yakinkan Lansia Agar Mau Vaksinasi COVID-19

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan didampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengunjungi PT Hyundai Motors Indonesia pada 30 Agustus 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan didampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengunjungi PT Hyundai Motors Indonesia pada 30 Agustus 2021. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Pembahasan vaksinasi dengan Menko Luhut B. Pandjaitan, kata Budi Gunadi Sadikin turut diupayakan dengan mendorong TNI dan Polri dalam membantu lansia segera vaksinasi COVID-19.

"Mohon bantuan teman-teman sekalian. Lansia ini susah nyuntiknya, kadang-kadang ada lansia yang punya anak dokter, tapi dia enggak yakin disuntik. Tolong digerakkan lansia secepat-cepatnya disuntik," katanya.

"Kita dorong lewat TNI dan Polri, mungkin akan agak memaksa sedikit."

Hal tersebut juga melihat dari sejumlah negara Eropa yang meledak kasus COVID-19 dilatarbelakangi masih ada warganya enggan divaksin. Sehingga mereka rentan terinfeksi COVID-19.

"Karena ada pengalaman di Eropa, meledaknya (kasus COVID-19) gara-gara banyak orang enggak mau divaksin. Mereka enggak percaya bahwa vaksin itu bisa melindungi mereka," pungkas Menkes Budi Gunadi.

"Akibatnya, mereka rawan kena dan menularkan ke orang lain ya. Jadi, saya butuh bantuan juga dari tenaga kesehatan buat bantu meyakinkan warga, terutama lansia agar mau divaksin."

Infografis Jurus Indonesia Tangkal Varian Omicron

Infografis Jurus Indonesia Tangkal Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Jurus Indonesia Tangkal Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel