Antonio Conte siap terima Christian Eriksen di Tottenham Hotspur

·Bacaan 1 menit

Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte mengatakan bahwa dia siap menerima Christian Eriksen kembali setelah Inter Milan memutus kontraknya karena alasan medis.

Eriksen mengalami serangan jantung saat bermain untuk tim nasional (timnas) Denmark di Piala Eropa (Euro) 2020 dan dia sekarang harus menggunakan alat khusus pada jantungnya.

Pemasangan alat tersebut membuatnya dilarang bermain di sepak bola Italia hingga Inter Milan terpaksa memutuskan kontrak Eriksen.

Baca juga: Inter resmi putus kontrak Christian Eriksen

"Saya tidak berbicara baru-baru ini dengan Christian dan yang pasti, tidak apa-apa melihatnya di lapangan dan melihat bahwa dia kembali menendang bola," kata Conte dalam konferensi pers yang dikutip The Mirror pada Sabtu.

"Kita berbicara tentang pemain yang sangat penting, terlebih seorang pemain top dan apa yang terjadi musim panas kemarin tidak baik untuk orang-orang yang bekerja dengannya dan orang-orang yang mengenalnya."

"Saya takut waktu itu dan sekarang melihatnya kembali siap bermain sepak bola adalah kabar bagus, dan pintu saya selalu terbuka untuk Christian."

Baca juga: Christian Eriksen dilaporkan segera angkat bicara soal masa depannya

Gelandang berusia 29 tahun itu bergabung dengan Inter Milan dari Spurs pada Januari lalu dengan harga 16,9 juta poundsterling dan sekarang berstatus tanpa klub.

Namun, baru-baru ini dia mengatakan siap kembali bermain dan bahkan menargetkan tampil di Piala Dunia 2022 bersama Denmark.

Bila kembali ke London utara, maka Eriksen akan bereuni dengan Conte, yang mendatangkannya ke Inter Milan pada pertengahan musim 2020/21.

Conte sendiri sudah tidak lagi menangani Inter, setelah membantu mereka memenangkan Scudetto Serie A musim lalu dan sekarang menjadi pelatih Spurs.

Baca juga: Christian Eriksen bertekad tampil dalam Piala Dunia Qatar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel