Antonio Conte Terancam Gagal ke Tottenham Gara-Gara Tuntutan Tak Realistis

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tottenham Hotspur dikabarkan tengah mengincar Antonio Conte untuk mengisi jabaran manajer di klub Liga Inggris itu. Mantan pelatih Inter Milan itu, disebut-sebut calon kuat di posisi itu.

Namun, pembicaraan Tottenham dengan Antonio Conte mengenai lowongan manajerial di London Utara dilaporkan terhenti. Itu karena tuntutan keuangan yang tidak realistis dari pelatih asal Italia itu.

Setelah mendalangi keberhasilan Inter Milan merebut gelar Serie A di musim 2020-21. Conte mundur dari jabatannya di Nerazzurri dan menjadi favorit kuat untuk mengisi jabatan kosong di Tottenham.

Spurs dipahami telah melakukan pembicaraan dengan mantan bos Chelsea mengenai posisi tersebut. Namun, negosiasi antara kedua pihak gagal awal bulan ini, diduga karena kekhawatiran Conte tentang kurangnya ambisi.

Sekarang, dilaporkan bahwa Conte menuntut lebih banyak uang ketimbang dana yang bersedia dibayarkan Daniel Levy. Mantan pelatih Inter Milan itu berharap gaji tahunan sebesar 15 juta pounds untuk kembali ke Inggris.

Calon Lain

Pelatih Inter Milan Antonio Conte memeluk Romelu Lukaku usai menang tas Lecce pada laga pertama Serie A 2019/2020 di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (26/8/2019). Antonio Conte mencatatkan debut manis usai mengantarkan Inter Milan melibas tim promosi Lecce 4-0. (AP Photo/Luca Bruno)
Pelatih Inter Milan Antonio Conte memeluk Romelu Lukaku usai menang tas Lecce pada laga pertama Serie A 2019/2020 di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (26/8/2019). Antonio Conte mencatatkan debut manis usai mengantarkan Inter Milan melibas tim promosi Lecce 4-0. (AP Photo/Luca Bruno)

Laporan itu menambahkan bahwa Conte juga menginginkan anggaran transfer 100 juta pounds untuk merombak skuat Spurs. Dan, orang-orang di dalam Tottenham percaya bahwa tuntutan keuangannya akan 'merusak' masa depan klub.

Pencarian Spurs untuk pengganti permanen Jose Mourinho terus berlanjut, dan The Lilywhites diduga telah menghidupkan kembali minat mereka pada manajer Ajax Erik ten Hag.

Tak Sepakat

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bersama Romelu Lukaku merayakan kemenangan atas AC Milan pada laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (21/9). Milan kalah 0-2 dari Inter. (AFP/Marco Bertorello)
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bersama Romelu Lukaku merayakan kemenangan atas AC Milan pada laga Serie A di Stadion San Siro, Milan, Sabtu (21/9). Milan kalah 0-2 dari Inter. (AFP/Marco Bertorello)

Diberitakan sebelumnya, Conte hengkang lantaran tak sepakat dengan kebijakan klub terkait timnya. Manajemen Inter Milan memutuskan merampingkan skuat karena masalah keuangan.

Pemilik Inter, Steven Zhang juga meminta Conte untuk rela dipotong gajinya dari 15 hingga 20 persen. Selain itu, manajemen ingin menjual beberapa pemain yang berpotensi mendatangkan pendapatan hingga 70 juta pound sterling.

Kerja Keras

"Inter Milan mengumumkan bahwa kami sepakat mengakhiri kerjasama kontrak dengan Antonio Conte," tulis pernyataan resmi Inter Milan.

"Klub ingin berterima kasih kepada Conte atas kerja kerasnya, yang berbuah juara ke-19. Conte akan tetap menjadi bagian dari sejarah klub kami," tulisnya.

Peringkat

Simak Video Menarik Berikut Ini