Antrean BTS Meal, Satpol PP Tutup Gerai Mc Donald's Semarang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Promo BTS Meal di gerai McDonald's Semarang, Jawa Tengah, menimbulkan kerumunan orang yang antre makanan hingga luber di luar area resto. Kerumunan justru terjadi di tengah pandemi COVID-19.

Untuk itu, Satpol PP bertindak tegas, membubarkan kerumunan dan menutup gerai cepat saji tersebut, Rabu 9 Juni 2021.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto menegaskan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang apa yang terjadi di restoran McDonald’s di sebuah mal kawasan Simpang Lima.

Baca juga: Demam BTS Meal Sampai ke McD Sarinah Malang, Polisi Ambil Sikap

Seperti di banyak daerah lain, promo BTS Meal melalui pemesanan online menimbulkan antrean dan kerumunan yang padat.

"Ada laporan warga, McDonald’s lagi ada promo BTS, setelah kami cek terjadi kerumunan. Saya tidak salahkan yang antre, tapi pihak resto ini tidak paham kondisi,” jelas Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto.

Fajar menambahkan, pengusaha harus melihat kondisi saat ini. Menurutnya, program promo waktunya tidak tepat, karena kondisi COVID-19 di Kota Semarang sedang meningkat.

PR Mal Ciputra, Aisa Jusmar mengatakan, kejadian ini di luar dugaan. Secara formal tidak ada informasi yang diterima pihak mal mengenai program tersebut.

"Waktu ada antrean, kami tarik sekuruti semua untuk ke sini. Ini jadi pelajaran bagi kami agar tidak seperti ini,” kata Aisa.

Tak hanya di Mal Ciputra Semarang, Satpol PP juga menertibkan gerai McDonald's lainnya yang menggelar acara yang sama. Yaitu di Jalan Pandanaran, Java Mall, dan Jalan Majapahit.

"Ada satu lagi yang di Pamularsih, tapi saat kita datang, di sana sudah sepi. Mungkin sudah dikontak sama gerai yang kita datangi sebelumnya kalau ada razia satpol," jelas Fajar.

Satpol PP Kota Semarang akan mengundang pimpinan gerai, untuk diberi peringatan dan pembinaan. Dia mengingatkan seluruh pengusaha, untuk tertib terhadap peraturan wali kota mengenai pembatasan kegiatan masyarakat.

"Ada yang komplain juga, dari pelaku usaha yang pernah kita tutup, itu McD kok ramai nggak ditutup? Siapa bilang, ini sekarang kita buktikan. Pokoknya yang melanggar akan kami tutup tanpa pandang bulu!" tegas Fajar.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno/ tvOne Jawa Tengah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel