Antrean panjang terjadi di pintu Tol Bangkinang-Pekanbaru

Antrean kendaraan terjadi di pintu Tol Bangkinang-Pekanbaru, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, pada Minggu petang karena meningkatnya volume kendaraan dan saldo kartu tol tidak cukup.

"Hutama Karya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan mengimbau pengguna untuk memastikan kecukupan saldo kartu sebelum melintas di jalan tol dan menggunakan satu kartu untuk satu kendaraan serta selalu berhati-hati dalam berkendara serta menjaga kecepatan khususnya di tengah cuaca hujan lebat seperti saat ini," kata Branch Manager Tol Bangkinang-Pekanbaru Jarot Seno Wibawa melalui pernyataannya diterima di Kampar, Riau, Minggu.

Antrean panjang di gerbang Tol Bangkinang terjadi mulai pukul 13.30 WIB. Jarot menyampaikan hal itu disebabkan banyaknya kendaraan yang memiliki kartu tol dengan saldo kurang mengambil jalur kanan atau jalur khusus kendaraan dengan cukup saldo sehingga menyebabkan antrean yang cukup panjang.

Baca juga: Hari pertama 4.000 kendaraan lewati Tol Pekanbaru-Bangkinang

Baca juga: Sumbar bakal punya dua "sirip" tol Trans Sumatera

Sebelumnya pihak HK sudah menyiapkan gardu khusus kendaraan kurang saldo di lajur kiri dengan tanda khusus serta petugas yang bersiap untuk membantu pengisian saldo kartu tol.

Menindaklanjuti hal itu HK langsung melakukan penanganan dengan menurunkan dua petugas mobile reader dan dua tim pengisian kartu tol asongan di seluruh jalur agar dapat mempercepat transaksi di gardu tol.

Ia menyebutkan situasi terkini di jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sudah ramai lancar dan kepadatan tersebut sudah mulai terurai dan kembali lancar mulai pukul 18.15 WIB.

Dalam pantauan, hingga menjelang Isya masih terlihat antrean di gerbang Tol Bangkinang. Kendaraan diperkirakan datang dari arah Sumatera Barat selepas liburan Tahun Baru 2023 di ranah Minang tersebut.

Baca juga: Kementerian PUPR tekankan aspek keamanan di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Baca juga: Konstruksi Tol Pekanbaru-Bangkinang sudah selesai 100 persen