Antusiasme Wisata ke Bali Masih Tinggi, Luhut: Kita Akan Kontrol

Dusep Malik, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui bahwa di musim liburan akhir tahun kali ini, antusiasme orang yang hendak berlibur ke Bali masih cukup besar.

Dia bahkan mengatakan bahwa sampai saat ini, angka pergerakan orang yang akan berwisata ke Bali telah mencapai sekitar 85 persen.

"Jadi akan kita kontrol dan awasi itu," kata Luhut dalam telekonferensi, Jumat 18 Desember 2020.

Luhut menambahkan, tingginya antusiasme orang untuk berwisata ke Bali di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih belum terkendali ini, sangat perlu diantisipasi.

Karenanya, Luhut pun menegaskan bahwa perlu adanya kontrol yang baik guna menekan laju pertumbuhan dari para wisatawan itu.

"Sekarang kita lagi mau kurangin, jangan terlalu cepat (buka kawasan wisata). Kalau terlalu terbuka, nanti enggak ada disiplin, dan nanti kasus (COVID-19)-nya bisa naik lagi. Ini yang harus dipahami," ujar Luhut.

Luhut menegaskan, apabila tingginya antusiasme masyarakat yang akan berwisata ke Bali itu tidak dikontrol, maka pemerintah khawatir maraknya pertambahan kasus baru COVID-19.

Apalagi, saat ini tercatat bahwa jumlah pergerakan orang yang melakukan perjalanan wisata menuju Bali, sudah akan lebih dari 200 ribu orang dalam 10 hari mendatang.

"Maka itu pemerintah memberikan pengetatan agar tidak terjadi lonjakan kasus baru dari klaster pariwisata. Karena angka kasus di Pulau Dewata itu masih tinggi, bahkan relatif menunjukkan peningkatan," ujarnya. (art)