Antusiasnya Prilly Latuconsina Terlibat Kampanye Aksi Sosial Wujudkan Mimpi Anak Indonesia

Fimela.com, Jakarta Prilly Latuconsina antusias dalam sebuah kampanye sosial yang digagas rumah produksi Falcon Pictures bersama Starvision lewat project film 12 Cerita Glen Anggara. Prilly mengakui sangat bersemangat untuk mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia yang terpilih dalam event yang bertajuk Make A Wish tersebut.

Berkolaborasi dengan lembaga sosial Kitabisa, nantinya akan ada 12 orang beruntung yang memiliki cerita menarik tentang mimpinya yang akan diwujudkan lewat program tersebut. Hal itu tak terlepas dari jalan cerita film garapan Fajar Bustomi yang berkaitan dengan perwujudan mimpi karakter bernama Shena yang diperankan oleh Prilly Latuconsina.

"Kebetulan hari ini hari yang aku tunggu juga. Aku bisa mengumumkan kegiatan ini, dari awal dikasih tahu bahwa ada aksi ini aku semangat sekali. Karena kita tidak hanya mempromosikan filmnya, tapi kita memberikan suatu aksi terhadap apa yang kita pelajari dari film 12 Cerita Glen Anggara," kata Prilly Latuconsina saat konferensi pers di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2022).

Terinspirasi

<p>Kolaborasi Film 12 Cerita Glen Anggara dan Kitabisa (foto : istimewa)</p>

Kolaborasi Film 12 Cerita Glen Anggara dan Kitabisa (foto : istimewa)

Film 12 Cerita Glen Anggara sendiri bercerita tentang karakter Shena yang memiliki 12 keinginan sederhana di tengah penyakit gagal ginjal yang diidapnya. Hal itu kemudian diwujudkan oleh Glen Anggara yang diperankan oleh Junior Roberts.

"Karena 12 Cerita Glen Anggara ini tidak hanya romantis-romantis aja, tapi ada pesan mimpi yang terdengar sangat sederhana tapi bisa jadi sumber kebahagiaan untuk orang lain. Terinspirasi dari situ kita mencoba mengabulkan 12 orang terpilih. Di mana promosi film ini bisa membawa kebahagiaan untuk orang lain," paparnya.

Disaring

<p>Kolaborasi Film 12 Cerita Glen Anggara dan Kitabisa (foto : istimewa)</p>

Kolaborasi Film 12 Cerita Glen Anggara dan Kitabisa (foto : istimewa)

Sementara itu, Redho Zandra yang mewakiki Kitabisa menuturkan jika pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa yayasan sosial untuk menyaring mimpi sederhana anak-anak yang ada. Nantinya, sejumlah cerita menarik akan dikurasi untuk diwujudkan.

"Mimpi itu bukan mimpi besar-besar banget, kita mencoba menjaring peserta melakukan verifikasi dan kurasi terhadao mimpi mereka. Mungkin mimpi mereka bisa tidur di hotel dengan orangtuanya, atau hanya sesimpel ingin naik pesawat, kita mewujudkan mimpi-mimpi itu," ujar Redho Zandra.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel