ANTV Berharap Minta Kasus Olga Syahputra Diselesaikan Secara Kekeluaragaan

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komedian Olga Syahputra (29) kembali berulah. Jika sebelumnya membuat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) risih dan menegurnya, sekarang giliran Febby Karina yang tidak menerima ucapan Olga saat bermain di acara 'Pesbukers'.

Febby mengaku bekerja sebagai dokter. Ketika Olga syuting 'live' program komedi itu di ANTV  Epicentrum Studio Complex, Kuningan, Jakarta Selatan, 23 Mei 2013, petang, Febby menjadi bintang tamunya.

Tapi, saat berada diatas panggung 'Pesbukers', Febby justru 'dijelek-jelekkan' presenter 'Dahsyat' tersebut. Febby tidak menerima dan melaporkan Olga ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jumat (21/6/2013) pagi.

General Manager Corporate Communications antv Soraya Perucha mengungkapkan, sebagai televisi yang menayangkan program komedi 'Pesbukers', pihaknya merasa prihatin dengan kasus tindakan pelaporan Febby terhadap Olga tersebut.

"Kami akan berupaya membantu agar kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan," kata Ucha, sapaan Soraya Perucha, saat dihubungi melalui teleponnya, Jumat malam.

Ucha hanya menduga, kasus tersebut hanya salah-paham. Jika Olga dan Febby sepakat bertemu baik-baik dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan, Ucha dan antv bersedia menjadi mediatornya. "Semuanya pasti bisa diselesaikan dengan baik," kata Ucha. (kin)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.