Anugerah Tuhan, Reza Prahadian Jadi Wartawan Olahraga tvOne

Syahdan Nurdin
·Bacaan 2 menit

VIVAReza Prahadian tak membayangkan bahwa dirinya bakal menjadi wartawan. Apalagi menjadi wartawan olahraga tvOne.

Pria kelahiran Jakarta ini mengaku kariernya di dunia jurnalistik adalah takdir dan anugerah dari Tuhan. Sebelumnya tidak terbayangkan akan menjadi wartawan.

Sejak mahasiswa hingga lulus kuliah tak terpikirkan soal profesi yang satu ini. Bahkan saat ia sudah bekerja di Bank CIMB Niaga pada 2004, Reza sudah merasa cita-citanya sudah tercapai.

"Ini sesuai background sarjana ekonomi saya," jelas Reza lulusan Universitas Pancasila ini.

Namun, takdir berkata lain. Pada tahun 2005, Reza mendapat kesempatan tawaran dari Trans TV untuk menjadi jurnalis. Ternyata menjadi jurnalis mengubah segalanya.

"Dari yang tidak mengenal dunia jurnalistik hingga kini menikmatinya seperti hobi yang dibayar," jelas Reza, Kamis, pekan ini.

Wajar saja, pria berdarah Palembang ini mengaku senang menjadi jurnalis. Berbagai pengalaman yang ia tidak dapatkan dari pekerja kantoran, semuanya bisa dirasakan ketika menjadi seorang wartawan.

Karier jurnalistiknya makin berwarna saat ia bergabung ke tvOne pada tahun 2007. Saat itu masih bernama Lativi dan berganti nama tvOne pada 2008.

Bersama tvOne, Reza merasakan suasana baru, impian, dan pengalaman yang tidak bisa ia lupakan dalam perjalanan hidupnya.

Pria penyuka traveling dan vespa ini merasakan liputan investigasi, liputan jatuhnya pesawat Adam Air 2007, liputan APEC 2007 di Sidney Australia bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak hanya itu yang membuat Reza senang, impiannya menjadi wartawan olahraga akhirnya kesampaian di tvOne. Pria penggemar basket dan sepak bola ini pun bisa meliput kegiatan-kegiatan besar olahraga mancanegara.

"Saya sempat berkarier sebagai wartawan news selamat 4 tahun di dtvOne lebih dulu. Kini sudah 10 tahun saya menjadi wartawan olahraga," ujar Reza yang bersama tim tvOne pernah meraih Juara 1 Bola Basket Antar Media tahun 2012.

Selama berkarier sebagai wartawan olahraga, Reza pernah dipercaya mewawancarai bintang sepak bola Gareth Bale yang saat itu menjadi pemain termahal di dunia.

Kemudian meliput event internasional, seperti Piala Eropa 2012 di Polandia dan 2016 di Prancis, Asian Games 2014 di Incheon Korea Selatan.

Tak hanya pengalamannya di lapangan, Reza yang penyuka makanan nasi goreng ini juga kerap wira-wiri di layar telivisi tvOne sebagai presenter berita.

Berbagai program pernah ia bawakan seperti Kabar Pagi, Kabar Siang, Apa Kabar Indonesia Akhir Pekan, Host Liga Spanyol, Piala Dunia 2014 hingga terakhir di program Kabar Arena Pagi yang merupakan garapannya sendiri.

Reza pun mensyukuri atas anugerah Tuhan yang diberikan kepadanya hingga ia bisa berkarier di dunia jurnalistik.

“Nikmatilah setiap pekerjaan yang kamu dapatkan, karena tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama,” ujar Reza Prahadian yang memiliki look on air yang bagus saat tampil di layar kaca.