AP II Siapkan Mal Bandara Dukung Pertumbuhan UMKM

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan Airport Mall untuk mendukung pertumbuhan usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM), dengan memperkenalkan program Gerakan Bangga Karya Anak Bangsa Indonesia (Gerbang Indonesia).

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan sejak awal 2021, Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu tempat peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Kementerian Perhubungan.

“UMKM memiliki agilitas lebih tinggi dibandingkan dengan bisnis besar. UMKM memang paling cepat terjerembab oleh krisis, namun juga paling cepat bangkit dan menemukan peluang-peluang baru di tengah krisis,” kata Awaluddin dalam webinar ‘Pelatihan UMKM: Pembangunan dan Pengembangan Bisnis UMKM di Masa Adaptasi Kebiasaan baru’, Minggu (31/1/2021).

Adapun Muhammad Awaluddin juga pernah menerbitkan 2 buku pengembangan UMKM yakni Digital Entrepreneurshift dan Digital Championshift. Di dalam buku itu ia menjelaskan terkait penggunaan teknologi itu penting, namun bukan berarti ketika UMKM memanfaatkan teknologi lalu akan sukses seketika.

“Perlu memahami seluk beluk bisnis dengan memanfaatkan teknologi serta paham strategi atau taktik, dan menjadi bagian dari ekosistem pasar digital,” ujarnya.

Selain itu, aksi kolektif berbagai sektor sangat dibutuhkan mendukung kebangkitan UMKM. Dalam hal ini, bandara memiliki kelebihan untuk turut mengembangkan UMKM dalam hal pemasaran produk dan program pendukung lainnya.

Menurutnya, bandara merupakan pintu gerbang negara dan juga penghubung konektivitas daerah di seluruh Indonesia serta tempat banyak pihak berinteraksi, sehingga memiliki potensi pasar yang sangat besar seiring dengan tingginya pergerakan penumpang di bandara. Karena itu, pihaknya memperkenalkan program Gerbang Indonesia.

3 Program

Pemandangan pesawat Garuda Indonesia yang bisa dilihat dari bourding lounge Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (24/04). Terminal ini mampu 25 juta calon penumpang per tahun. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Pemandangan pesawat Garuda Indonesia yang bisa dilihat dari bourding lounge Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (24/04). Terminal ini mampu 25 juta calon penumpang per tahun. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

EGM of Airport Service Division PT Angkasa Pura II Anindita Galuh Wardhani menjelaskan, program Gerbang Indonesia memiliki 3 program utama, yaitu: Bandara sebagai gerbang utama pembinaan UMKM; Bandara sebagai tempat kegiatan transaksional UMKM; dan Bandara sebagai hub pariwisata dan budaya Indonesia.

"Di dalam program pembinaan UMKM, secara berkelanjutan bandara AP II akan menjalankan pelatihan dan inkubasi untuk mempercepat keberhasilan pengembangan UMKM. Sementara itu untuk program promosi dilakukan secara offline (digital showcase UMKM, banner, videotron, booth), dan secara online (social media, talkshow, podcast),” kata Anindita.

Pada tahun ini, AP II juga menjadikan bandara sebagai pusat transaksional UMKM dengan membangun konsep Airport Mall UMKM. Sejalan dengan itu, bandara AP II akan menyediakan area komersial khusus bagi UMKM.

Lanjut Awaluddin, konsep Airport Mall UMKM ini akan sangat tepat dijalankan di Bandara Soekarno-Hatta khususnya di Terminal 3 yang sudah memiliki konsep sebagai mall.

“Setiap harinya pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada periode normal mencapai 200.000 orang, dengan pergerakan yang cukup stabil dari pagi hingga malam,” tambah Awaluddin.

Sementara itu, di dalam program bandara sebagai hub pariwisata dan budaya, secara terjadwal dan konsisten bandara-bandara AP II akan mempertunjukkan pagelaran seni dan budaya Indonesia serta menggelar pameran dan bazaar UMKM.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: