AP II siapkan Terminal 2F Bandara Soetta untuk layani pekerja migran

·Bacaan 1 menit

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan menyiapkan Terminal 2F untuk dikonsentrasikan melayani kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri.

“Sesuai arahan Menhub, Terminal 2F akan kami siapkan untuk menyambut kepulangan PMI, di mana ini juga dapat meringankan Terminal 3. Dengan demikian, protokol kesehatan dan proses kedatangan internasional dapat dijalankan dengan baik," kata Muhammad Awaluddin dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Awaluddin mengatakan sejalan dengan penyiapan terminal tersebut maka standar pelayanan bagi PMI dan seluruh penumpang pesawat juga dapat ditingkatkan.

Ia menyampaikan Terminal 2F mulai bulan ini juga sudah dibuka untuk melayani kedatangan penerbangan Malindo Air rute Kuala Lumpur - Jakarta.

Baca juga: Menhub-Menkes-Kapolri tinjau terminal kedatangan international Soetta

"Secara umum Terminal 2F sudah siap dikonsentrasikan untuk melayani kepulangan PMI ke Tanah Air,” ujarnya.

Sejumlah fasilitas di Terminal 2F, kata dia, sudah disiapkan, antara lain holding bay, check point untuk validasi dokumen kesehatan oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, kemudian bilik untuk tes PCR, fasilitas keimigrasian serta Bea dan Cukai, dan juga transportasi untuk menuju lokasi karantina.

Awaluddin menambahkan sebagai pintu utama Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta sejak awal pandemi telah beroperasi secara tangguh dan cepat beradaptasi sehingga dapat selalu melakukan penyesuaian di tengah dinamisnya kondisi di tengah pandemi.

AP II terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan regulasi di tengah pandemi dapat berjalan baik.

Baca juga: Bandara Soetta sambut pesawat delegasi G20 dengan "water salute"

Baca juga: Bandara Soetta perketat pengawasan pelaku perjalanan internasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel