AP I - Pos Indonesia sepakat tingkatkan daya saing logistik

·Bacaan 2 menit

PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman sebagai langkah awal untuk melakukan kerja sama terkait layanan kargo dan logistik dalam upaya meningkatkan daya saing layanan masing-masing pihak.

"Langkah kerja sama ini merupakan satu langkah strategis dari dua BUMN yang pada akhirnya akan bisa saling memberikan layanan lebih baik kepada publik," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I/AP I Faik Fahmi kepada pers di Jakarta, Rabu.

Hal tersebut disampaikan bersama Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi saat menandatangani nota kesepahaman yang juga disaksikan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik, salah satu anak perusahaan Angkasa Pura I Danny P. Thaharsyah di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta.

Faik mengatakan perseroan mengelola 15 bandara yang terletak di Indonesia bagian tengah dan timur serta memiliki pesawat angkut khusus kargo yang bisa dimanfaatkan oleh PT Pos Indonesia untuk bisa menjangkau ke sejumlah daerah secara cepat dan efisien.

Bisnis kargo dan logistik, khususnya kargo udara di Angkasa Pura I, merupakan bisnis yang sangat minim terdampak pandemi. Hal tersebut dapat dilihat dari trafik kargo pada 2020 yang justru meningkat dibanding trafik kargo pada 2019 di bandara Angkasa Pura I, yaitu dari 427 ribuan kilogram pada 2019 menjadi 436 ribuan kilogram pada 2020.

Untuk semakin meningkatkan kapasitas bisnis kargo dan logistik yang didorong oleh peran anak perusahaan yaitu Angkasa Pura Logistik, Angkasa Pura I menjajaki rencana kerja sama dengan Pos Indonesia sebagai pelaku bisnis kurir dan kargo utama di Indonesia.

Rencana kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya masing-masing pihak, termasuk penguatan peran anak-anak perusahaan masing-masing pihak, sehingga bersama-bersama dapat mendukung ketahanan logistik di Indonesia dengan melakukan efisiensi dari sisi biaya sehingga dapat meningkatkan daya saing.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan pihaknya berharap kerja sama ini mampu mendukung Program 7 Transformasi Pos Indonesia, khususnya transformasi bisnis kurir dan logistik sebagai portofolio bisnis utama Pos Indonesia melalui upaya efisiensi proses bisnis.

"Dengan demikian kita akan dapat meningkatkan daya saing di pasar dan memperkokoh ketahanan logistik nasional," katanya.

Jenis usaha yang berpotensi untuk dikerjasamakan antara Angkasa Pura I dengan Pos Indonesia antara lain layanan pengiriman tahap akhir Pos Indonesia, layanan pengiriman tahap madya milik Pos Indonesia yang dapat dimanfaatkan melalui suatu kerja sama bidang logistik guna mendukung kebutuhan pengangkutan barang melalui darat oleh Angkasa Pura I.

Serta potensi kerja sama pemanfaatan gudang logistik Pos Indonesia untuk menangani kebutuhan logistik keproyekan Angkasa Pura I, serta kerja sama Blocked-Space Air Freight dari Angkasa Pura I untuk pengangkutan kargo milik Pos Indonesia.

Baca juga: AP I yakin target 3,4 juta penumpang di 2021 tercapai
Baca juga: Erick Thohir apresiasi PT Pos Indonesia transformasi digital
Baca juga: Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan Pos PBB

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel