AP I Siapkan 9 Bandara untuk Parkir Pesawat Tamu KTT G20, Termasuk Joe Biden

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I telah menyiapkan sebanyak 9 bandara kelolaan untuk melayani parkir pesawat delegasi KTT G20 di Bali pada pertengahan November mendatang. Salah satunya pesawat milik Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

"Terdapat 9 bandara Angkasa Pura I yang dialokasikan sebagai lokasi penempatan pesawat delegasi KTT G20," kata VP Corporate Secretary Angkasa Pura I Rahadian D. Yogisworo saat dihubungi Merdeka.com di Jakarta, Jumat (11/11).

Rahadian merinci, daftar sembilan bandara kelolaan tersebut ialah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Lombok, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Adi Soemarmo Surakarta. Kemudian, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Untuk mendukung kelancaran penanganan penempatan pesawat VIP dan pesawat pendamping delegasi KTT G20, Angkasa Pura I telah menyiapkan sebanyak 66 parking stand pesawat di sembilan bandara tersebut. Terdiri dari 27 parking stand yang diperuntukkan untuk pesawat berbadan lebar (wide body) dan 39 parking stand untuk pesawat berbadan sempit (narrow body).

"Khusus di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Angkasa Pura I telah menyiapkan sebanyak 16 parking stand pesawat, dengan rincian 13 parking stand untuk pesawat berbadan lebar (wide body) dan 3 parking stand untuk pesawat berbadan sempit (narrow body)," ucap Rahadian.

17 Kepala Negara Dipastikan Hadiri KTT G20

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa hingga kini sudah ada 17 kepala negara/kepala pemerintahan yang menyatakan akan hadir pada KTT G20 di Bali. Mulai dari, Presiden Amerika Serikat Joe Biden hingga Presiden China Xi Jinping.

Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau secara langsung sejumlah tempat yang akan dijadikan lokasi penyelenggaraan KTT G20 di Bali, Selasa (8/11/2022). Adapun KTT G20 di Bali akan diselenggarakan pada 15 dan 16 November 2022.

"Sudah, itu yang sudah pasti (hadir) 17 (kepala negara/kepala pemerintahan)," kata Jokowi kepada wartawan di Kota Denpasar Bali, Selasa (8/11).

Sementara itu, kata dia, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan akan mempertimbangkan situasi dan kondisi di negara masing-masing. Jika memungkinkan, kedua pemimpin negara itu akan menghadiri KTT G20.

Menurut dia, kehadiran para kepala negara maupun kepala pemerintahan pada KTT G20 di Bali kali ini merupakan suatu kehormatan. Pasalnya, kondisi dunia saat ini sedang tidak kondusif.
"Saya kira dalam posisi normal itu biasa yang hadir juga 17-18, ini posisi yang tidak normal, dunia sangat sulit, semua negara sangat sulit, kalau kehadirannya sampai sejumlah itu saya kira juga sangat bagus, sangat bagus," tutur Jokowi. [idr]