Apa Arti 404: Not Found yang Ada di Mural Jokowi? Ini Sejarahnya

·Bacaan 2 menit

VIVA – Belum lama ini, media sosial dihebohkan oleh mural di kawasan Jalan Pembangunan I, Kelurahan Bayu Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Sebab, dalam mural tersebut terlihat wajah seseorang yang mirip Presiden Joko Widodo dengan tulisan kode 4040: Not Found. Apa arti 404: Not Found?

Digambar pada dinding dengan ukuran 2x1 meter yang ada di kolong jembatan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, sosok yang mirip Presiden Jokowi itu berwarna abu-abu, hitam, dan putih, dengan bagian mata yang diberikan garis merah tebal bertuliskan 404: Not Found.

Hingga saat ini, mural tersebut masih banyak dibahas dan menjadi polemik lantaran pihak yang menggambar mural Jokowi itu diburu polisi.

Apa arti mural 404: Not Found yang sempat viral itu?

Berdasarkan informasi yang didapat dari orang sekitar, gambar mural tersebut sudah ada sejak sekitar delapan bulan yang lalu. Selama delapan bulan itu, tidak ada satupun pihak pemerintah setempat yang mengetahuinya.

Dikabarkan, gambar dinding itu muncul sebagai bentuk kegelisahan terkait dengan penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya terkait kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

“Sudah dari delapan bulan yang lalu, dan selama saya di sini enggak ada siapa-siapa (pemerintah) yang datang buat cek ini,” ujar Irsyad, seorang pedagang kopi yang berjualan di sekitar lokasi, Kamis, 12 Agustus 2021.

Apa arti 404: Not Found?

Sejarah di balik istilah 404: Not Found sebelumnya sudah pernah disampaikan oleh pakar telematika Roy Suryo melalui cuitan di akun Twitter miliknya, @KRMTRoySuryo2, pada Sabtu, 14 Agustus 2021 lalu.

Menurutnya, sejarahnya dimulai dari sebuah ruangan 404 yang tidak pernah ada di Conseil Européen Pour La Recherche Nucléaire (CERN).

“Lagi trending “404: Not Found”, Sejarahnya CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire) konon ada Ruang “404”. Namun sebenarnya Ruang ini Tdk pernah Ada, bahkan dikait2kan dgn Pesawat. Jadilah mitos kalau File dicari2 tdk ketemu, maka ditulis “404: File Not Found” AMBYAR !” tulis Roy, dikutip VIVA Jumat, 20 Agustus 2021.

Sama seperti yang disebutkan oleh Roy Suryo, sejarah di balik istilah 404: Not Found memang berkaitan dengan CERN. Istilah yang berkaitan tersebut berawal seiring dengan perkembangan internet, di mana penemu World Wide Web (WWW) menciptakan sistem baru untuk melihat dan mendistribusikan informasi berdasarkan hypertext.

Dilansir History of Yesterday, Tim Berners-Lee dan rekannya, Robert Cailliau sata itu kewalahan karena harus menanggapi banyak permintaan untuk mentransfer file secara manual.

Dari sekian banyaknya permintaan, banyak pengguna yang gagal memasukkan data dan mengirimkan nama file yang salah. Berakar dari masalah itulah mereka mengembangkan pesan untuk pengguna yang mengirim permintaan salah, yakni pesan berbunyi “Room 404: File Not Found”.

Sejak saat itulah istilah 404: Not Found menjadi populer. Terkait apa Arti 404: Not Found berkaitan dengan sebuah ruangan di CERN, Robert Cailliau mengatakan bahwa keduanya sama sekali tidak berkaitan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel