Apa Itu Akuntansi? Ketahui Definisi, Manfaat, Fungsi, dan Klasifikasinya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Apa itu akuntansi? Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan.

Istilah akuntansi diadaptasi dari bahasa Inggris, yaitu accounting, yang artinya menghitung. Dengan begitu, apa itu akuntansi adalah kegiatan menyajikan informasi ekonomi kepada banyak pihak yang memerlukan.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, apa itu akuntansi adalah teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya. apa itu akuntansi juga dapat dipahami sebagai seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi.

Berikut ini ulasan mengenai definisi akuntansi beserta tujuan, manfaat, fungsi, dan klasifikasinya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (6/1/2021).

Definisi Akuntansi

ilustrasi akuntansi (sumber: freepik)
ilustrasi akuntansi (sumber: freepik)

Secara umum, apa itu akuntansi adalah proses pencatatan transaksi keuangan yang berkaitan dengan bisnis. Proses akuntansi mencakup meringkas, menganalisis, dan melaporkan transaksi ini ke badan pengawas, regulator, dan entitas pemungut pajak. Akuntansi adalah profesi yang tanggung jawab utamanya adalah membantu bisnis menjaga catatan keuangan mereka secara akurat dan tepat waktu.

Aktivitas akuntansi meliputi pencatatan, pengklasifikasian, dan pelaporan transaksi bisnis. Bahkan, akuntansi juga merupakan fungsi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan, perencanaan biaya, dan pengukuran pengukuran kinerja ekonomi.

Informasi akuntansi biasanya digunakan oleh investor, kreditor, pemerintah, karyawan, juga manajer atau pemimpin perusahaan. Informasi tersebut berguna bagi mereka sebagai dasar pengambilan keputusan serta sebagai bukti pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik, di samping bukti untuk mengetahui perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.

Tujuan Akuntansi

ilustrasi akuntansi (sumber: freepik)
ilustrasi akuntansi (sumber: freepik)

Setelah mengetahui apa itu akuntansi, anda perlu mengetahui tujuan akuntansi. Tujuan utama akuntansi adalah untuk menghasilkan atau menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Tak hanya itu, masih banyak tujuan akuntansi yang perlu diketahui.

Tujuan akuntansi secara umum

  1. Memberikan informasi mengenai keuangan, baik itu aktiva maupun passiva perusahaan.

  2. Menyediakan informasi mengenai perubahan pada berbagai sumber ekonomi (netto) perusahaan.

  3. Memberikan informasi keuangan perusahaan yang dapat membantu dalam pembuatan estimasi potensi keuntungan perusahaan.

  4. Memberikan informasi mengenai perubahan pada berbagai sumber ekonomi perusahaan, baik itu aset, hutang, serta modal.

  5. Menyediakan informasi lainnya terkait laporan keuangan untuk membantu pengguna laporan tersebut.

Tujuan akuntansi secara khusus

Secara khusus, tujuan akuntansi adalah untuk menyediakan informasi dalam bentuk laporan yang memuat posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar sesuai Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) atau Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

Tujuan akuntansis secara kualitatif

Tujuan akuntansi secara kualitatif meliputi beberapa hal berikut ini:

  1. Memberikan informasi yang relevan.

  2. Menyampaikan informasi yang telah teruji kebenaran dan validitasnya.

  3. Informasi yang disampaikan dapat dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

  4. Menyampaikan laporan keuangan untuk kepentingan semua pihak yang terkait dengan aktivitas perusahaan.

  5. Memberikan informasi transaksi yang real time, atau sesegera mungkin.

  6. Informasi yang disampaikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) dan dapat diperbandingkan.

  7. Penyampaian laporan keuangan harus lengkap dan memenuhi standar pengungkapan laporan keuangan.

Fungsi Akuntansi

(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)

Setelah mengetahui apa itu akuntansi. Berikut ini terdapat beberapa fungsi akuntansi, diantaranya:

1. Rekaman

Laporan Akuntansi berfungsi untuk menjadi sebuah rekaman laporan yang mencatat atau merekam transaksi secara sistemasis dan kronologis.

2. Menjaga dan Melindungi Properti

Akuntansi berfungsi untuk menghitung jumlah realitas dari penyusutan aset yang dimiliki suatu perusahaanya secara nyata.

3. Meeting Legal

Akuntansi berfungsi untuk merancang dan mengembangkan sistem seperti menjaga catatan dan pelaporan hasil yang nantinya akan selalu memenuhi persyaratan hukum.

4. Klasifikasi

Pengertian akuntansi sebagai klasifikasi yang berhubungan dengan analisis secara tersistematis dari data yang sudah tercatat.

5. Meringkas

Akuntansi berfungsi untuk penyajian data rahasia dengan cara yang dimengerti dan berguna untuk internal maupun eksternal dari laporan akuntansi. Proses ini fokus pada pelaporan neraca saldo, laporan laba rugi, dan neraca.

Manfaat Akuntansi dalam Bisnis

Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)
Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)

Setelah mengetahui apa itu akuntansi, anda juga perlu memahami manfaatnya. Beberapa manfaat yang diberikan dari adanya akuntansi adalah :

1. Sebagai sarana informasi keuangan

Sebuah proses akuntansi akan memberikan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang memerlukannya, baik itu pihak internal maupun eksternal. Informasi keuangan tersebut dapat dijadikan dasar dalam mengambil keputusan managerial.

2. Sebagai bahan evaluasi keuangan

Dengan adanya informasi keuangan melalui akuntansi, maka seseorang atau perusahaan dapat mengetahui apa yang perlu dilakukan di masa mendatang. Misalnya, setelah melakukan pencatatan keuangan, seseorang mengetahui keuangannya mengalami masalah karena terlalu boros dalam membeli kuota internet.

3. Sebagai alat kontrol dan bukti keuangan

Pencatatan keuangan yang dilakukan dengan baik akan membantu kita dalam mempertanggungjawabkan keuangan tanpa menebak-nebak pengeluaran. Akuntansi juga bisa menjadi alat kontrol untuk mengendalikan keuangan. Dengan begitu, seseorang atau perusahaan memiliki dasar dalam mengalokasikan sumber daya yang dimiliki.

4. Sebagai alat untuk mengelola keuangan

Pencatatan keuangan akan sangat membantu setiap pihak dalam mengelola keuangannya. Dengan akuntansi maka kita dapat memperhitungkan berbagai keperluan sehari-hari sehingga pengeluaran tidak membengkak.

Klasifikasi Akuntansi

Ilustrasi laporan pajak/ Copyright envato.com by dolgachov
Ilustrasi laporan pajak/ Copyright envato.com by dolgachov

Tak hanya mengetahui tentang apa itu akuntansi, anda perlu memahami klasifikasi akuntansi. Terdapat beberapa klasifikasi akuntansi, diantaranya:

1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)

Bidang ini berkaitan dengan akuntansi suatu unit ekonomi secara keseluruhan. Akuntansi keuangan berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak di luar perusahaan.

2. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)

Dalam pemeriksaan akuntansi (auditing), dilaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap hasil pencatatan dan laporan dalam keuangan. Bidang ini berhubungan dengan audit yang secara bebas dilakukan pada laporan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan.

3. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi biaya merupakan bidang akuntansi yang mencatat dan menghitung serta menganalisis sebuah data biaya pada suatu perusahaan industri dalam usaha menentukan besarnya harga pokok produksi suatu barang atau produk.

4. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam menjalankan usahanya. Banyak hal yang terdapat dalam akuntansi biaya yang data-datanya dimanfaatkan oleh akuntansi manajemen.

5. Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan adalah akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan penentuan objek pajak yang menjadi beban perusahaan serta perhitungannya untuk kepentingan penyusunan laporan pajak.

6. Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)

Akuntansi pemerintahan merupakan bidang akuntansi keuangan yang diterapkan di lembaga pemerintahan. Akuntansi pemerintahan ini bertujuan untuk menyajikan sebuah laporan keuangan, pengendalian dan pengawasan keuangan negara.

7. Sistem Akuntansi (Accounting System)

Berikutnya adalah sistem akuntansi. Sistem akuntansi merupakan bidang akuntansi yang melaksanakan kegiatan dengan merancang cara melakukan pencatatan akuntansi agar aman, efektif dan efisien. Mulai dari organisir dokumen sampai menyusun prosedur pencatatannya.

8. Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)

Akuntansi anggaran adalah akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan yang sudah terjadi, serta taksiran kemungkinan yang akan terjadi untuk kepentingan penetapan rencana operasi keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu periode tertentu.

9. Akuntansi Perbankan

Secara umum dapat diketahui bahwa akuntansi perbankan adalah proses akuntansi bank yang juga meliputi pencatatan, pengklasifikasian, penganalisaan, penafsiran data keuangan bank yang dilakukan secara sistematis guna memenuhi kebutuhan pihak yang berkepentingan baik internal maupun eksternal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel