Apa Itu Artikel? Pahami Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Mari ketahui apa itu artikel, sebelum menulis dan mempublikasikannya. Artikel adalah jenis tulisan yang berisi pendapat, gagasan, pikiran, hingga kritik terhadap suatu persoalan yang sedang berkembang di masyarakat.

Secara umum, apa itu artikel adalah sebuah karya tulis yang berisi pendapat mengenai fakta, fenomena, data, hingga kejadian tertentu yang ditulis menggunakan bahasa ilmiah. Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), apa itu artikel merupakan suatu karya tulis yang ditulis secara lengkap.

Adapun tujuan secara umum dari pembuatan artikel ialah untuk memengaruhi, mendidik, memberitahu, meyakinkan, serta menghibur pembacanya. Apa itu artikel tersebut biasanya dipublikasikan di suatu media, mulai buletin, majalah, koran hingga website.

Untuk lebih rinci, berikut ini penjelasan mengenai pengertian artikel menurut para ahli, beserta ciri-ciri, jenis, struktur, dan kaidah kebahasaan yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (15/11/2021).

Pengertian Artikel

Ilustrasi koran. (dok. pexels.com/Markus Spiske)
Ilustrasi koran. (dok. pexels.com/Markus Spiske)

Setelah mengetahui tentang apa itu artikel secara umum yang telah dijelaskan di atas, berikut ini ada sejumlah pendapat mengenai apa itu artikel menurut para ahli, yaitu:

Sumandiria

Artikel adalah suatu karya tulis lepas berisikan sebuah opini seseorang yang sudah mengetahui secara jauh tentang masalah atau objek yang bersifat aktual, dengan tujuan untuk memberitahukan, menghibur, memengaruhi, dan meyakinkan pembaca.

Al-Aqli

Artikel ialah suatu tulisan yang telah ditulis oleh masing–masing disiplin ilmu. Setiap artikel akan membahas suatu masalah hingga selesai dengan cara tuntas, lugas serta jelas sehingga para pembaca bisa mengambil intisari dari suatu karangan yang telah ditulis oleh sang penulis.

Rillan E. Wolseley

Artikel ialah suatu karangan tertulis dengan panjang yang tidak ditentukan dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan serta fakta dengan maksud mendidik, menghibur, dan meyakinkan.

Andi Baso Mappatato

Artikel adalah karya tulis yang lengkap, tulisan nonfiksi, serta karangan tertulis yang memiliki panjang tidak menentu.

Ciri-Ciri Artikel

Ilustrasi Koran. Credit: pexels.com/Kaboompics
Ilustrasi Koran. Credit: pexels.com/Kaboompics

Setelah mengetahui apa itu artikel yang telah disampaikan di atas. Berikut ini ada beberapa ciri-ciri artikel yang perlu Anda ketahui, yaitu:

- Tulisannya singkat, padat, jelas, dan pembahasannya lengkap serta tuntas.

- Sumbernya berasal dari fakta yang ada.

- Bersifat faktual sesuai dengan data-data yang diketahui oleh si pengarang atau penulis.

- Isi yang disampaikan sesuai dengan fakta yang didapat dari narasumber dan bukan dari pemikiran penulis.

- Isinya bisa berupa pemaparan biografi tokoh, kisah-kisah perjalanan, argumentasi, peristiwa, atau hal fakta lainnya.

- Gagasan atau topiknya harus menyesuaikan dengan kebutuhan pembaca atau masyarakat umum.

Jenis-Jenis Artikel

Ilustrasi Narasi Credit: pexels.com/Joel
Ilustrasi Narasi Credit: pexels.com/Joel

Setelah mengetahui apa itu artikel dan ciri-cirinya. Berikut ini ada 5 jenis artikel yang wajib anda ketahui, diantaranya:

1. Narasi

Artikel narasi merupakan jenis artikel yang isinya menceritakan tentang rangkaian peristiwa secara sistematis, mulai dari awal, tengah hingga akhir. Di dalam narasi terdapat tokoh, konflik dan juga penyelesaian. Contoh dari artikel narasi adalah autobiografi, biografi dan kisah pengalaman.

2. Deskripsi

Sesuai dengan namanya, artikel deskripsi adalah jenis artikel berupa karangan yang menggambarkan mengenai suatu hal kepada pembaca, sehingga pembaca seolah-olah bisa merasakan, melihat dan mendengar isi dari deskripsi tersebut.

3. Eksposisi

Artikel eksposisi merupakan jenis artikel yang isinya menjelaskan atau memberikan informasi tentang suatu topik yang tujuannya untuk menambah wawasan pembacanya. Artikel eksposisi umumnya dilengkapi dengan gambar, grafik dan informasi pendukung lainnya.

4. Argumentasi

Artikel argumentasi merupakan suatu karangan yang dibuat untuk membuktikan kebenaran mengenai suatu pendapat dengan menyajikan fakta atau data sebagai alasan. Di dalam artikel ini umumnya terdapat unsur opini dan data, serta fakta yang menjadi pendukung opini.

5. Persuasi

Artikel persuasi merupakan artikel yang isinya bertujuan untuk mempengaruhi pembaca, sehingga bersedia melakukan sesuatu yang disarankan oleh penulis dalam karangannya. Artikel ini biasanya digunakan dalam kampanye-kampanye. Contohnya kampanye anti narkoba yang berisi mengenai bahaya narkoba.

Struktur Artikel

Ilustrasi Narasi Credit: pexels.com/Aline
Ilustrasi Narasi Credit: pexels.com/Aline

Berikut ini penjelasan mengenai struktur artikel, yaitu:

1. Tesis

Merupakan pendapat dan opini umum yang meliputi pengenalan isu, masalah, atau pandangan penulis secara umum mengenai topik yang akan dibahas dalam artikel.

2. Rangkaian Argumen

Berupa sejumlah pendapat, opini, atau argumen penulis sebagai penjelasan atas tesis yang telah dikemukakan. Bagian ini juga biasanya diperkuat oleh fakta dan data yang digunakan untuk memvalidasi argumen.

3. Penegasan Ulang

Merupakan perumusan kembali secara ringkas mengenai tesis dan fakta yang telah disampaikan. Bagian ini juga dapat memuat rekomendasi berupa solusi konkret dari penulis.

Kaidah Kebahasaan Artikel

Ilustrasi Majalah Credit: pexels.com/April
Ilustrasi Majalah Credit: pexels.com/April

Tak hanya ada soal struktur artikel, namun juga ada kaidah kebahasaan artikel, yaitu:

- Menggunakan kata-kata denotatif, yakni kata yang bermakna sebenarnya. Kata itu tidak bermakna hal lain ataupun dilebihkan maknanya seperti kata konotatif. Namun, sebagian artikel juga akan menggunakan kata konotatif untuk memperindah dan mempopulerkan tulisannya.

- Menggunakan kata-kata istilah atau kata teknis yang berkenaan dengan topik pembahasan. Contohnya, jika topik yang dibawakan mengenai kesehatan maka istilah teknis yang digunakan, adalah: virus, bakteri, pola makan, suhu tubuh, dan sebagainya.

- Banyak menggunakan konjungsi yang menunjukkan hubungan argumentasi atau kausalitas. Contoh: sebab, karena, jika, dengan demikian, oleh karena itu, akibatnya.

- Menggunakan konjungsi yang menyatakan hubungan keterangan waktu atau kronologis, contoh: sebelum itu, kemudian, pada akhirnya.

- Dalam artikel pola perbandingan, banyak memuat konjungsi yang menyatakan perbandingan/pertentangan, contoh yaitu sebaliknya, berbeda halnya, namun.

- Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verba), seperti: diharapkan, memperkirakan, memprihatinkan, menduga, menyimpulkan, berpendapat, berasumsi, dan mengagumkan.

- Banyak menggunakan kata-kata perujukan, seperti: menurut pendapat, berdasarkan data, merujuk pada pendapat.

- Menggunakan kata-kata persuasif, seperti sebaiknya, hendaklah, sebaiknya, harus, perlu, selain itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel