Apa itu Azithromycin? Berikut Penjelasan dan Kegunaannya

·Bacaan 2 menit

VIVA – Di musim pandemi COVID-19, tidak hanya penyebaran virus yang perlu diwaspadai namun perlu juga mewaspadai penyebaran bakteri yang dapat menyebabkan berbagai infeksi.

Berbagai cara dilakukan untuk mengobati virus ini dengan menggunakan herbal ataupun obat dari resep dokter. Obat Azithromycin diklaim mampu mencegah pertumbuhan bakteri dan meredakan infeksi akibat bakteri.

Lalu, apa itu Azithromycin? Berikut penjelasan dan kegunaannya.

Selain itu, azithromycin merupakan salah satu antibiotik alternatif bagi pasien dengan riwayat alergi terhadap penisilin. Dan juga, antibiotik ini sangat fleksibel karena dapat diminum sebelum makan saat perut kosong.

Dikutip dari situs hellosehat.com, Azithromycin adalah antibiotik untuk mengobati berbagai infeksi akibat bakteri. Obat ini juga sering digunakan untuk mengobati infeksi pada paru-paru, hidung, tenggorokan, sendi dan tulang, kulit, darah, alat kelamin, serta infeksi pada organ-organ dalam lainnya.

Obat ini juga bisa digunakan untuk mencegah endokarditis (infeksi katup jantung) pada orang-orang yang memiliki resiko tinggi terkena infeksi tersebut karena efek samping dari prosedur pengobatan gigi tertentu. Azithromycin termasuk golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dan dikonsumsi berdasarkan resep dari dokter.

Obat Azizthromycin ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan dan mencegah penyebaran bakteri agar tidak meluas ke bagian tubuh lainnya. Berikut kegunaan Azithromycin yang dikutip dari klikdokter.com.

Azithromycin digunakan untuk membantu mengobati:

  • Infeksi kulit dan jaringan lunak

  • Infeksi saluran pernafasan

  • Infeksi kelamin tidak berkomplikasi karena Chlamydia

  • Pencegahan penyebarluasan infeksi Mycobacterium Avium Complex (MAC)

  • Gonore/kencing nanah tidak berkomplikasi

  • Imunisasi aktif terhadap demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi

  • Granuloma inguinale (suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Calymatobacterium granulomatis, yang menyebabkan peradangan menahun pada alat kelamin).

Cara Penyimpanan

  • Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Beberapa efek samping paling umum dari obat azithromycin ialah:

  • Mual dan muntah

  • Merasa tidak enak badan

  • Diare

  • Nafsu makan menurun

  • Mulut terasa pahit

  • Merasa pusing

  • Badan terasa lemas, lesu, tidak berenergi

Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter segera apabila anda mengalami efek samping yang serius, seperti:

  • Diare berdarah

  • Mata atau kulit menguning

  • Telinga berdenging (tinnitus), kehilangan pendengaran sementara

  • Pusing atau Vertigo

  • Jarang atau sama sekali tidak buang air kecil

  • Mudah memar, perdarahan yang tidak biasa (pada hidung, mulut, vagina, atau rektum), bintik ungu atau merah di bawah kulit.

  • Reaksi alergi parah seperti bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit pada kulit, disertai dengan ruam merah atau ungu yang menyebar (terutama ke wajah atau tubuh bagian atas) serta kulit melepuh dan mengelupas.

Penggunanaan obat ini mungkin tiap pasien memiliki efek samping yang berbeda-beda. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping yang dijabarkan diatas. Apabila anda memiliki kekhawatiran tertentu mengenai efek samping yang mungkin terjadi diharapkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel