Apa Itu Ballon dOr

Liputan6.com, Zurich : Kemarin (7/1), dunia sepakbola tengah merayakan malam penganugerahan pemain terbaik dunia tahun 2012, yang diganjar dengan trofi Ballon dOr. Tahun ini, Bola Emas kembali jatuh ke tangan Lionel Messi, yang sebelumnya telah meraihnya selama tiga tahun berturut-turut (2009, 2010, dan 2011). Dengan demikian, maka Messi pun memecahkan rekor yang dipegang oleh Johan Cruyff (1971, 1973, dan 1974), Michel Platini (1983, 1984, dan 1985), dan Marco van Basten (1988, 1989, dan 1982).

Namun, tahukah kita seluk beluk atau muasal yang ada dibalik dari trofi individual paling bergengsi para pesepakbola ini Mungkin beberapa dari pecinta sepakbola telah mengetahuinya, namun tidak ada salahnya membahas ulang tentang apa itu Ballon dOr.

Ballon dOr sendiri dulunya bukanlah untuk pesepakbola terbaik di dunia, melainkan di dataran Eropa. Dicetuskan pada tahun 1956, pemenang pertama dari bola berbalut emas ini adalah pemain asal Inggris Stanley Matthews yang pada saat itu membela Blackpool. Setelah berjalan sebanyak 54 kali, Ballon dOr akhirnya tidak lagi milik Eropa, tapi milik dunia dan berada di bawah FIFA sejak tahun 2010.

Para kandidat peraih gelar ini sendiri awalnya dipilih oleh para jurnalis dari seluruh Eropa, hingga akhirnya dalam wewenang FIFA para calon dipilih oleh para pelatih  dan kapten timnas satu negara, dan media pilihan FIFA.

Penyerahan gelar pemain terbaik Eropa yang menerima Ballon dOr ditutup oleh Lionel Messi pada tahun 2009, di mana setahun sebelumnya Ballon dOr diraih oleh rival Messi, Cristiano Ronaldo sewaktu berkostum Manchester United. Dengan demikian, bisa dikatakan Messi memborong seluruh Ballo dOr yang memiliki status baru sebagai pemain terbaik di dunia.

Namun, siapa sajakah pendahulu Messi yang berhasil meraih trofi ini Berikut nama peraih Ballon dOr mulai 1956-2012:

1956

 Stanley Matthews

Blackpool

 

1984

 Michel Platini

Juventus

1957

 Alfredo Di Stefano

Real Madrid

 

1985

 Michel Platini

Juventus

1958

 Raymond Kopa

Real Madrid

 

1986

 Igor Belanov

Dynamo Kyiv

1959

 Alfredo Di Stefano

Real Madrid

 

1987

 Ruud Gullit

AC Milan

1960

 Luis Suarez

Barcelona

 

1988

 Marco van Basten

AC Milan

1961

 Omar Sivori

Juventus

 

1989

 Marco van Basten

AC Milan

1962

 Josef Masopust

Dukla Prague

 

1990

 Lothar Matthaus

Inter Milan

1963

 Lev Yashin 

Dynamo Moscow

 

1991

 Jean-Pierre Papin

Marseille

1964

 Denis Law

Manchester United

 

1992

 Marco van Basten

AC Milan

1965

 Eusebio

Benfica

 

1993

 Roberto Baggio

Juventus

1966

 Bobby Charlton

Manchester United

 

1994

 Hristo Stoichkov

Barcelona

1967

 Florian Albert

Ferencvarosi TC

 

1995

 George Weah

AC Milan

1968

 George Best

Manchester United

 

1996

 Matthias Sammer

Borussia Dortmund

1969

 Gianni Rivera

AC Milan

 

1997

 Ronaldo

Inter Milan

1970

 Gerd Muller

Bayern Muenchen

 

1998

 Zinedine Zidane

Juventus

1971

 Johan Cruyff 

Ajax Amsterdam

 

1999

 Rivaldo

Barcelona

1972

 Franz Beckenbauer

Bayern Muenchen

 

2000

 Luis Figo

Real Madrid

1973

 Johan Cruyff

Barcelona

 

2001

 Michael Owen

Liverpool

1974

 Johan Cruyff

Barcelona

 

2002

 Ronaldo

Real Madrid

1975

 Oleg Blokhin

Dynamo Kyiv

 

2003

 Pavel Nedved

Juventus

1976

 Franz Beckenbauer

Bayern Muenchen

 

2004

 Andriy Shevchenko

AC Milan

1977

 Allan Simonsen

Borussia Muenchengladbach

 

2005

 Ronaldinho

Barcelona

1978

 Kevin Keegan

Hamburg

 

2006

 Fabio Cannavaro

Real Madrid

1979

 Kevin Keegan

Hamburg

 

2007

 Kaka

Milan

1980

 Karl-Heinz Rummenigge

Bayern Muenchen

 

2008

 Cristiano Ronaldo

Manchester United

1981

 Karl-Heinz Rummenigge

Bayern Muenchen

 

2009

 Lionel Messi

Barcelona

1982

 Paolo Rossi

Juventus

 

2010

 Lionel Messi

Barcelona

1983

 Michel Platini

Juventus

 

2011

 Lionel Messi

Barcelona