Apa Itu Filsafat Ilmu? Berikut Cabang dan Penggolongannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Mengenal apa itu filsafat ilmu adalah bentuk serapan bahasa Arab “falsafah”, serapan bahasa Belanda “folsofie”, dan serapan bahasa Yunani “philosophia”. Dalam serapan bahasa Yunani istilah apa itu filsafat ilmu terdiri dari dua kata “philos” yang artinya cinta atau sahabat dan kata “shopia” yang artinya kebijaksanaan, kearifan, dan pengetahuan.

Koento Wibisono mengungkap apa itu filsafat ilmu sebagai “a higher level of knowledge” yang melahirkan filsafat ilmu. Di mana filsafat ilmu inilah yang nantinya digunakan untuk mengembangkan dan meneruskan filsafat pengetahuan.

Pengertian apa itu filsafat ilmu dari asal katanya adalah cinta akan kebijaksanaan yang berhubungan dengan kebenaran ilmu pengetahuan. Filsafat ilmu merupakan cara berpikir tentang etika, pemikiran, keadaan, waktu, makna, dan nilai. Hal-hal yang dikaji dalam filsafat ilmu adalah perihal eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa.

“Philosophus merupakan orang yang ingin mempunyai pengetahuan yang luhur (sophia). Mengingat keluhuran pengetahuan yang mereka kejar, maka mereka tidak mau disebut telah mempunyai, memiliki, dan menguasainya,” dijelaskan Pythagoras dan Socrates.

Kunci memahami apa itu filsafat ilmu adalah melibatkan 4 Rs (responsiveness (daya tanggap), reflection (refleksi), reason (alasan), dan re-evaluation (re-evaluasi)). Dalam Britannica, apa itu filsafat ilmu adalah bentuk pertimbangan rasional, abstrak, dan metodis realitas sebagai keseluruhan atau dimensi fundamental dari keberadaan dan pengalaman manusia.

Berikut Liputan6.com ulas tentang apa itu filsafat ilmu dari berbagai sumber, Rabu (27/10/2021).

Apa Itu Filsafat Ilmu Menurut Para Ahli

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Priscilla
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Priscilla

1. Bertrand Russel

Apa itu filsafat ilmu adalah tidak lebih dari suatu usaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, tidak secara dangkal atau dogmatis seperti yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan dalam ilmu pengetahuan.

Akan tetapi, secara kritis dalam arti kata: setelah segala sesuatunya diselidiki problema-problema apa yang dapat ditimbulkan oleh pertanyaan-pertanyaan yang demikian itu, dan setelah kita menjadi sadar dari segala kekaburan dan kebingungan, yang menjadi dasar bagi pengertian kita sehari-hari.

2. Mudhofir

Apa itu filsafat ilmu adalah berasal dari bahasa Yunani philosophia. Istilah Yunani philein= mencintai, sedangkan philos=teman. Istilah Sophos= bijaksana, sedangkan Sophia = kebijaksanaan. Apabila istilah Apa itu filsafat ilmu adalah mengacu pada asal kata philen dan sophos, maka berarti mencintai sifat bijaksana (bijaksana sebagai kata sifat). Apabila filsafat mengacu pada asal kata philos dan sophia, maka berarti teman kebijaksanaan (kebijaksanaan sebagai benda).

3. Nasroen

Apa itu filsafat ilmu adalah hasil dari tinjauan manusia tentang makna dirinya, makna alam, dan tujuan hidupnya dengan mempergunakan pikiran dan dibantu oleh rasa dan keyakinan yang ada dalam dirinya itu, sebagai suatu kesatuan, yang satu mempengaruhi dan membantu yang lain. Apa itu filsafat ilmu adalah dijadikan pegangan dan pedoman dalam memberi isi hidupnya dan berusaha mencapai tujuan hidupnya.

4. Plato

Apa itu filsafat ilmu adalah ilmu pengetahuan tentang hakekat. Ilmu filsafat adalah upaya untuk mencapai pengetahuan dan mengetahui tentang kebenaran yang sebenarnya.

5. Aristoteles

Apa itu filsafat ilmu adalah ilmu pengetahuan tentang kebenaran yang meliputi logika, fisika, metafisika dan pengetahuan praktis.

6. Immanuel Kant

Apa itu filsafat ilmu adalah sebuah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok pangkal dan puncak segala pengetahuan yang tercakup di dalamnya empat persoalan yaitu:

Apa yang dapat kita ketahui? Metafisika

Apa yang seharusnya dilakukan? Etika

Sampai dimanakah harapan kita? Agama

Apa hakikat manusia? Antropologi

7. W.J.S Poerwadarminta

Apa itu filsafat ilmu adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai sebab-sebab, asas-asas hukum dan sebagainya daripada segala yang ada dalam alam semesta ataupun mengetahui kebenaran dan arti "adanya" sesuatu.

Cabang-Cabang Filsafat Ilmu

Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Melanie
Ilustrasi Membaca Buku. Credit: pexels.com/Melanie

1. Metafisika

Metafisika adalah suatu cabang filsafat sistematis yang membahas keberadaan. Ini berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya.

2. Epistemologi

Epistemologi merupakan suatu cabang filsafat sistematis yang membahas pengetahuan. Ahli epistemologi mempelajari sumber pengetahuan, termasuk intuisi, argumen a priori, ingatan, pengetahuan perseptual, pengetahuan diri dan kesaksian.

3. Metodologi

Metodologi merupakan cabang filsafat sistematis yang membahas metode. Metode adalah suatu tata cara, teknik, atau jalan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan jenis apa pun.

4. Logika

Logika adalah cabang filosofi yang membahas penalaran. Penalaran adalah suatu corak pemikiran khas yang dimiliki manusia dari pengetahuan yang ada untuk memperoleh pengetahuan lainnya, terutama sebagai sarana dalam pemecahan suatu masalah.

5. Etika

Etika merupakan satu cabang filsafat sistematis yang membahas moralitas. Moralitas ialah suatu himpunan ide mengenai hal-hal yang baik atau buruk pada perilaku manusia dan hal-hal yang benar atau salah pada tindakan manusia.

6. Estetika

Estetika merupakan cabang ilmu filsafat yang membahas keindahan. Estetika adalah ilmu yang membahas bagaimana keindahan dapat terbentuk, serta bagaimana dapat merasakannnya.

7. Sejarah Filsafat

Sejarah filsafat adalah studi tentang periode tertentu, individu, atau aliran tertentu. Bidang ini masih berkaitan, tetapi tidak sama dengan filsafat sejarah. Sejarah filsafat merupakan bidang pengetahuan yang sangat luas dan merupakan cabang ketujuh dari filsafat sistematis dan membahas perkembangan filsafat dari masa yang paling permulaan sampai sekarang.

Penggolongan Filsafat Ilmu

Ilustrasi Membaca. Credit: pexels.com/Priscilla
Ilustrasi Membaca. Credit: pexels.com/Priscilla

Driyarkara mengungkap penggolongan apa itu filsafat ilmu menjadi enam. Berikut penjelasannya:

1. Tentang Keberadaan

Filsafat ilmu yang membahas keberadaan tergolong dalam metafisika atau ontologi. Bagian ini melihatkan pembahasan apakah arti dari keberadaan, apakah kesempurnaan, apakah tujuan, apakah sebab dan akibat, apa yang menjadi dasar terdalam mengenai berbagai macam hal.

2. Tentang Dunia Material

Filsafat ilmu yang berhubungan dengan dunia material termasuk dalam golongan kosmologi.

3. Tentang Manusia

Filsafat ilmu yang membahas tentang manusia disebut dengan antropologi metafisika.

4. Tentang Kesusilaan

Filsafat ilmu yang membahas tentang kesusilaan termasuk dalam etika atau filsafat moral.

5. Tentang Ketuhanan

Ilmu filsafat yang membahas tentang Ketuhanan termasuk dalam golongan theologia naturalis. Ini merupakan konsekuensi terakhir dari seluruh pandangan filsafat.

6. Tentang Pengetahuan

Filsafat ilmu yang membahas logika atau cara mempelajari asas atau hukum-hukum yang harus ditaati. Hal ini dilakukan agar manusia dapat berpikir dengan benar dan mencapai kebenaran.

Filsafat yang membahas pengetahuan berarti melihat seperti apa isi pengetahuan, bagaimana pengetahuan tersebut dapat dipertanggungjawabkan, mempelajari asal ilmu pengetahuan, alat-alat pengetahuan, proses terjadinya pengetahuan, batas pengetahuan, hingga kebenaran dan kekeliruan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel