Apa Itu Flat House? Definisi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Apa Itu Flat House? Definisi, Kelebihan, dan Kekurangannya
Apa Itu Flat House? Definisi, Kelebihan, dan Kekurangannya

Rumah.com – Di era saat ini, ketersediaan hunian menjadi isu yang penting di kalangan anak muda. Hal ini mengingat hunian atau rumah merupakan aset jangka panjang yang bisa memberi rasa aman bagi pemiliknya, terlebih mengingat terus melonjaknya harga properti perkotaan.

Karena adanya beragam kebutuhan masyarakat, hunian pun berkembang ke dalam berbagai tipe atau bentuk. Jika dulunya rumah dianggap sebagai satu-satunya bentuk hunian, maka kini ada banyak jenis lainnya yang juga bisa dianggap sebagai hunian.

Di kota-kota besar, ada banyak alternatif tipe hunian. Mulai dari cluster perumahan hingga flat ataupun hunian apartemen. Nah, rumah flat ataupun flat house merupakan salah satu tipe hunian yang banyak diminati masyarakat hari ini.

Flat house adalah salah satu tipe hunian yang perlu Anda kenali dengan baik. Terlebih bagi yang berencana membeli properti hunian di perkotaan, baik untuk tempat tinggal sendiri maupun bersama keluarga.

Guna memahami lebih lanjut tentang flat house, artikel ini akan membahas:

  • Apa Itu Flat House?

  • Kelebihan Flat House

  • KekuranganFlat House

[ArticleCallout]{ “title”: “Tips Beli Rumah dari Rumah Lewat Rumah.com & REI Property Expo”, “excerpt”: “Simak tips beli rumah secara online di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/pameran-properti-virtual-36439”, “image”: “https://cdn-cms.pgimgs.com/static/2021/09/Tips-Beli-Rumah-dari-Rumah-Lewat-Rumah.com-REI-Property-Expo-e1632111753852.jpg” } [/ArticleCallout]

Apa Itu Flat House?

<em>Mengenal apa itu flat house. (Foto: Pexels – Max Vakhtbovych)</em>
Mengenal apa itu flat house. (Foto: Pexels – Max Vakhtbovych)

Flat house adalah tempat tinggal yang terdiri atas ruang duduk, kamar tidur, kamar mandi dan dapur, dibangun secara berderet-deret pada setiap lantai bangunan bertingkat; apartemen; rumah pangsa. Istilah ini juga diartikan sebagai bangunan bertingkat, terbagi dalam beberapa tempat tinggal (masing-masing untuk satu keluarga); atau sama dengan rumah susun.

Di Indonesia sendiri, istilah flat termasuk jarang digunakan, dan lebih populer di negara seperti Inggris maupun Amerika Utara. Di tanah air, istilah rumah susun hingga apartemen relatif lebih populer untuk menyebut jenis hunian pada bangunan bertingkat.

Flat house merupakan istilah kekinian untuk mengkategorikan hunian di Indonesia yang berupa rumah kompak di atas lahan terbatas namun menawarkan fungsi ruang yang maksimal. Hunian jenis ini dirancang dengan desain yang serba efektif, sehingga bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan penghuninya.

Flat house memiliki bentuk bangunan bersusun atau gandeng, yang konstruksinya vertikal. Secara garis besar, flat memiliki kedekatan dengan istilah hunian modern lainnya yang dikenal, seperti apartemen, kondominium, rumah vertikal hingga rumah susun.

Rumah flat lebih menekankan pada nilai minimalisnya. Pada umumnya, hanya terdiri dari kamar tidur, ruang santai, dapur dan kamar mandi. Ini tipe hunian yang banyak ditemukan di perkotaan, yang merupakan respon atas keterbatasan sediaan lahan.

Hunian ini dibuat untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin memiliki rumah, namun dengan anggaran yang terbatas. Karena untuk membeli atau membangun satu rumah tersendiri, maka biaya yang dibutuhkan akan sangat besar.

Flat house biasanya terdapat di daerah perkotaan guna mendukung masyarakat yang ingin tinggal di perkotaan tetapi dana yang dimiliki terbatas.. Dan bagi Anda yang cari rumah di Cinere dengan dana terbatas, cek pilihan rumahnya dengan harga dibawah Rp700 jutaan di sini!

Kelebihan Flat House

<em>Ini sejumlah kelebihan dari flat house. (Foto: Pexels – Ksenia Chernaya)</em>
Ini sejumlah kelebihan dari flat house. (Foto: Pexels – Ksenia Chernaya)

Sebagai salah satu tipe hunian yang tengah populer, flat house memiliki berbagai kelebihan untuk penghuninya. Berikut kelebihan flat house dibandingkan hunian lain:

Lahan Lebih Efisien

Konsep rumah flat sangat cocok diterapkan di perkotaan untuk mengurangi kepadatan ruang. Kawasan yang terlalu sesak oleh bangunan tentunya bukan pemandangan yang indah bagi suatu kota.

Selain itu, kawasan yang terlalu padat juga bisa memicu berbagai masalah lingkungan, termasuk berkurangnya resapan air yang bisa menyebabkan terjadinya banjir. Dengan kata lain rumah flat bisa menjadi pilihan bijak bagi warga kota untuk meminimalisir ancaman lingkungan.

Lokasi Strategis

Seperti yang telah disebutkan, lokasi rumah flat umumnya berada di kawasan strategis, dekat pusat perbelanjaan dan juga dekat dengan akses transportasi publik. Hal ini tentunya memberi keuntungan lebih bagi penghuninya, bisa lebih mudah mengakses berbagai kebutuhan ataupun menjalankan aktivitas hariannya.

Terbentuk Rasa Kekeluargaan

Karena konsep rumah flat adalah rumah yang bersusun atau bergandengan, maka akan ada banyak orang yang tinggal berdekatan satu sama lain. Hal ini bisa berdampak positif, membangun kedekatan sosial antara satu penghuni dengan penghuni lainnya. Menetap di flat sangat cocok bagi Anda yang suka berinteraksi dan membangun hubungan yang kuat dengan sesama.

Solusi Hunian Masyarakat Kelas Menengah Bawah

Flat house memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan rumah-rumah konvensional pada umumnya. Hal ini karena pemanfaatan ruang yang optimal pada bangunan vertikal, sehingga tak butuh banyak lahan untuk membangunnya.

Bagi masyarakat dari kelas menengah ke bawah, rumah flat tentunya bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi, banyak pengembang yang menerapkan metode cicilan untuk pembayaran unit flat.

[PropertyTip]<strong>Flat house dirancang untuk kebutuhan milenial, karena itu pastikan memanfaatkan fungsi ruangan yang ada secara maksimal supaya bisa memenuhi kebutuhan hidup penghuninya.</strong>[/PropertyTip]

Kekurangan Flat House

<em>Terdapat berbagai kekurangan dari flat house. (Foto: Pexels – Max Bakhtbovych)</em>
Terdapat berbagai kekurangan dari flat house. (Foto: Pexels – Max Bakhtbovych)

Meski mempunyai segudang kelebihan, flat house juga mempunyai sejumlah kekurangan. Apa sajakah itu? Berikut kekurangan flat house:

Penurunan Permukaan Tanah

Bangunan vertikal yang menampung banyak unit flat bisa berdampak buruk bagi lingkungan. Penumpukan penghuni pada satu area yang terbatas memungkinkan berkurangnya air tanah secara drastis, serta penurunan muka air tanah dalam waktu singkat. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian bagi pihak pengembang maupun pemerintah.

Kenyamanan Terganggu

Tinggal satu gedung dengan puluhan bahkan ratusan keluarga lainnya tentu memiliki sejumlah risiko ketidaknyamanan. Kondisi lorong flat yang ramai karena orang berlalu lalang, bisa membuat penghuni tertentu merasa tidak nyaman.

Kadang Dipandang Sebelah Mata

Bagi sebagian orang, konsep hunian ideal adalah rumah yang dibangun di atas pekarangan tersendiri, dan terpisah dari hunian lainnya. Dari situ, terkadang ada juga pandangan rendah tentang mereka yang tinggal di flat ataupun rumah susun, karena dianggap untuk masyarakat kelas menengah ke bawah saja.

Tapi terlepas dari itu, rumah flat saat ini semakin diminati oleh masyarakat di perkotaan. Anda tidak perlu merasa rendah jika memilih hunian di flat, mengingat banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari hunian tipe ini.

Tonton video berikut untuk mengetahui cara menghitung KPR!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap diDaftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah