Apa Itu Lucid Dream? Ketahui Penyebab, Manfaat, dan Dampaknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Apa itu lucid dream? Lucid dream adalah kondisi seseorang yang menyadari sepenuhnya bahwa dirinya sedang bermimpi. Saat mengalami lucid dream, seseorang akan merasa seperti melihat pengalaman yang pernah dialaminya pada masa lalu. Sensasi ini bisa mirip dengan dejavu.

Sedangkan menurut spesialis yang menangani gangguan tidur, Alicia Roth, apa itu lucid dream adalah kondisi saat kita bemimpi, namun menyadari bahwa kita sedang bermimpi. Bahkan Anda mungkin dapat mengontrol apapun dalam tidur Anda.

Kendati begitu, lucid dream sebenarnya bukanlah hal yang berbahaya atau harus diwaspadai. Jenis mimpi ini nyatanya umum terjadi pada orang dewasa. Selain itu, lucid dream juga jarang memiliki efek negatif bagi kesehatan tubuh. Namun, para ahli mengemukakan bahwa lucid dream memiliki manfaat.

Untuk lebih rinci, berikut ini penjelasan mengenai apa itu lucid dream beserta penyebab, manfaat, dan dampaknya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (28/12/2021).

Apa Itu Lucid Dream

Ilustrasi tidur. (Photo by Free-Photos on Pixabay)
Ilustrasi tidur. (Photo by Free-Photos on Pixabay)

Mengutip dari webmd.com, apa itu lucid dream merupakan saat Anda tahu bahwa Anda sedang bermimpi saat sedang tidur. Sebuah studi menunjukkan bahwa fenomena lucid dream bisa dialami oleh kebanyakan orang, setidaknya setengah dari populasi manusia. Penelitian lain telah menemukan perbedaan fisik pada otak yang mengalami lucid dream dan tidak mengalaminya.

Bagian paling depan dari otak, yang disebut korteks prefrontal yaitu tempat tugas tingkat tinggi seperti membuat keputusan dan mengingat ingatan yang lebih besar pada orang yang memiliki lucid dream. Pada dasarnya, fase tidur terbagi menjadi 2 tahapan, yaitu tahapan rapid eye movement (REM) dan nonrapid eye movement (NREM).

Ketika tertidur, gelombang otak terkadang masih aktif sehingga Anda akan berada di fase tidur REM lebih lama. Gelombang otak yang masih aktif tersebut akan membuat Anda merasa berada di antara fase tertidur dan terjaga. Kondisi inilah yang membuat fenomena mimpi, termasuk lucid dream, terjadi. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang yang paling mungkin mengalami lucid dream cenderung tipe refleksi diri yang memikirkan sesuatu di kepala mereka.

Manfaat Lucid Dream

Ilustrasi Emosi Cemas Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Emosi Cemas Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Setelah mengetahui apa itu lucid dream, berikut ada beberapa manfaat tentang lucid dream, yaitu:

1. Berkurangnya rasa cemas dalam diri

Rasa kontrol yang Anda rasakan selama lucid dream mungkin tetap ada dan membuat Anda merasa diberdayakan. Saat Anda sadar sedang bermimpi, Anda bisa membentuk cerita dan akhir ceritanya. Hal tersebut mungkin berfungsi sebagai terapi bagi orang-orang yang mengalami mimpi buruk, mengajari mereka cara mengendalikan mimpi mereka.

2. Keterampilan motorik yang lebih baik

Studi terbatas menunjukkan bahwa mungkin untuk meningkatkan hal-hal sederhana seperti mengetuk jari lebih cepat dengan berlatih selama Anda mengalami lucid dream. Bagian yang sama dari otak Anda menjadi aktif apakah Anda membayangkan gerakan saat terjaga atau menjalankannya selama lucid dream.

3. Peningkatan pemecahan masalah

Para peneliti menemukan beberapa bukti bahwa lucid dream dapat membantu orang memecahkan masalah yang berhubungan dengan kreativitas (seperti konflik dengan orang lain) daripada dengan logika (seperti masalah matematika).

4. Lebih banyak kreativitas

Beberapa orang yang mengambil bagian dalam studi mengenai lucid dream mampu memunculkan ide atau wawasan baru, terkadang dengan bantuan karakter dalam mimpi mereka.

Bahaya Lucid Dream

Ilustrasi Halusinasi Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Halusinasi Credit: pexels.com/cottonbro

Tak hanya perlu mengetahui apa itu lucid dream dan manfaatnya, anda juga penting mengetahui bahayanya. Berikut ini rinciannya:

1. Berkurangnya kualitas tidur seseorang

Mimpi yang jelas dapat membangunkan Anda dan membuatnya sulit untuk kembali tidur, dan Anda mungkin tidak bisa tidur nyenyak jika terlalu fokus pada lucid dream.

2. Kebingungan, delirium, dan halusinasi

Pada orang yang memiliki gangguan kesehatan mental tertentu, lucid dream dapat mengaburkan atau membuat bingung batas antara apa yang nyata dan apa yang dibayangkan.

Cara Mendapatkan Lucid Dream

Ilustrasi Mimpi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Mimpi Credit: pexels.com/pixabay

Setelah memahami apa itu lucid dream, berikut ini terdapat beberapa cara mendapatkan lucid dream, yaitu:

1. Tes realitas

Proses pengujian realitas melibatkan pengujian terus-menerus terhadap kenyataan disekitar kita saat kita terjaga. Beberapa contoh termasuk melihat bayangan di cermin, mendorong suatu benda atau bahkan mencoba bernapas melalui hidung yang dijepit. Jika kita melakukan ini saat terjaga, ini bisa terbawa dalam mimpi pula, dan ketika kita mendapati peristiwa ini dalam keadaan mimpi, kita akan menyadari bahwa kita sedang bermimpi.

2. Induksi mnemonik dari mimpi yang nyata (MILD)

Pendekatan MILD melibatkan peningkatan niat kita untuk mengingat sesuatu di masa depan, dalam hal ini, mengingat mimpi kita. Ini biasanya membuat kita bangun setelah tidur selama beberapa jam, mengingat mimpi terakhir kita, dan melafalkan versi perintah lain kali saya bermimpi, saya akan mengenali bahwa saya sedang bermimpi.

3. Bangun tidur kembali ke tempat tidur (WBTB)

Biasanya dikombinasikan dengan pendekatan MILD, teknik ini melibatkan gangguan tidur. Setelah tidur beberapa saat, seseorang akan dengan sengaja membangunkan dirinya melalui alarm, tetap terjaga selama waktu tertentu, dan kemudian kembali tidur.

4. Stimulus eksternal

Pendekatan lain melibatkan perangkat yang memberikan rangsangan eksternal kepada seseorang dalam tidur REM. Entah itu lampu berkedip, nada atau bahkan bau, tujuannya adalah untuk melihat apakah rangsangan itu dimasukkan ke dalam mimpi orang yang tidur dan apakah mereka dapat memicu mimpi yang nyata atau tidak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel