Apa Itu OnlyFans dan Bagaimana Sih Cara Kerjanya?

·Bacaan 3 menit

VIVA – Tahun lalu, jagat dunia maya dihebohkan dengan pemberitaan duo selebgram kembar karena disebut-sebut ‘menjual’ foto syur mereka di platform OnlyFans. Duo selebgram kembar itu bernama Christina O Connel dan Carlina O Connel.

Dari hasil ‘berjualan’, mereka bisa mendapatkan penghasilan yang tak sedikit, walaupun mereka telah dihujat habis-habisan oleh warganet.

Lantas, apa itu OnlyFans dan bagaimana cara kerjanya?

Untuk kamu yang makin penasaran tentang platform OnlyFans dan bagaimana cara menggunakannya, yuk simak penjelasan berikut.

Apa itu OnlyFans

Seperti yang dikutip dari Complex.com, OnlyFans adalah platform berbayar yang memungkinkan penggunanya untuk menjual konten-konten ‘dewasa’ seperti foto, video, hingga chat seks.

Konten-konten tersebut mengandung unsur “NFSW” atau “Not Safe For Work” yang berbeda dari kebanyakan platform media sosial lainnya. Dengan kata lain, OnlyFans menampilkan foto dan video khusus dewasa, yang terbatas untuk penggemarnya.

Istilah NFSW sendiri mengacu pada pada konten ‘dewasa’ yang tidak sepatutnya dikonsumsi oleh publik. Karena konten tersebut jelas dilarang dan hanya dapat diakses oleh pelanggan secara terbatas.

Platform yang didirikan sejak 2016 ini telah memiliki sekitar 31 juta pengguna di seluruh dunia dan sekitar 500 ribu konten kreator di dalamnya. Pendiri OnlyFans adalah Timothy Stokley.

Seperti jejaring media sosial pada umumnya seperti Instagram, Twitter, atau Facebook, konten kreator dapat mengunggah konten berupa foto atau video yang dapat dinikmati oleh pelanggan.

Selama pandemi, OnlyFans justru semakin popular dan banyak digunakan. Meskipun telah disematkan stereotype negatif pada platform ini.

Bahkan, saat ini, telah banyak konten kreator yang mulai berupaya untuk mempromosikan ‘karya’ foto mereka. Mulai dari penyanyi, aktris, petenis, hingga pendeta telah bergabung dengan platform ini untuk menjual konten dewasa mereka di OnlyFans.

Cara konten kreator mendapatkan penghasilan

Jawabannya jelas, para konten kreator mendapatkan penghasilan dari pelanggan yang berlangganan konten dewasa tersebut. Para pelanggan bisa menikmati konten dari kreator yang diikuti.

Karena konten yang disajikan bersifat eksklusif, maka pelanggan perlu mendaftarkan akun dengan kartu kredit. Apabila kamu hanya ingin coba untuk melihat konten yang disajikan, kamu dapat berlangganan mulai dari US$12 atau sekitar Rp170 ribu per bulan.

Tapi, biaya perbulan dapat berubah seiring dengan konten yang disajikan oleh konten kreator. Pelanggan dapat membayar US$5 hingga US$50 atau sekitar Rp71 ribu hingga Rp711 ribu per bulannya untuk konten tertentu.

Selain membayar biaya bulanan, pelanggan juga dapat memberikan tip kepada konten kreator agar lebih dekat dengannya. Melalui cara seperti ini, para konten kreator dapat meraup penghasilan yang lebih besar dibanding dengan platform lainnya seperti Instagram, Twitter, atau Youtube.

Platform ini tidak membatasi konten kreator dalam menjual foto atau video ‘dewasa’, sehingga mereka dapat memasang harga sesuka hati.

Seperti dikutip dari cuitan Twitter The Connel Twins, mereka bisa menghasilkan uang sekitar US$10 ribu atau sekitar Rp142,2 juta dalam seminggu. Apabila dikalikan dalam sebulan, mereka bisa menghasilkan sekitar Rp560 juta. Sangat fantastis bukan?

Hal inilah yang membuat artis, pegiat gym, hingga petenis menjual konten-konten mereka untuk meraup untung yang sangat besar dalam setiap bulannya.

OnlyFans diblokir pemerintah Indonesia

Platform terlarang ini sudah pasti tidak dapat digunakan di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Internet Positif telah memblokir platform ini untuk wilayah Indonesia.

Tapi platform ini tetap bisa dibuka dengan bantuan aplikasi VPN (Virtual Private Network) yang dapat di-download melalui Google Play Store. Tapi hanya untuk smartphone Android, sementara iOS tidak dapat menggunakan aplikasi OnlyFans.

Entah itu konten dewasa atau konten yang bersifat NFSW. OnlyFans sebenarnya hanya menyediakan konten eksklusif dan hanya bisa didapatkan oleh pelanggan yang berbayar dan konten kreator membangun basis penggemar mereka di sini.

Nah, itulah penjelasan apa itu OnlyFans lengkap dengan cara kerja yang dapat kami sajikan. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kita semua.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel