Apa Itu Parallel Parenting? Ketahui Pengertian, Manfaat, dan Tipsnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan antara orangtua dan anak yang berkualitas tinggi sangat penting untuk perkembangan anak yang sehat. Namun, biasanya setelah perceraian atau perpisahan, mungkin sulit bagi orangtua untuk tetap rukun satu sama lain dan menjadi orangtua bagi anak-anak mereka.

Salah satu cara untuk melakukan ini adalah melalui parallel parenting. Lantas, apa itu parallel parenting?

Dilansir WebMD, Sabtu (13/11/2021), Parallel parenting atau pola asuh paralel adalah metode pengasuhan bersama, di mana orangtua berinteraksi sesedikit mungkin satu sama lain sambil mempertahankan hubungan mereka dengan anak-anak mereka. Pola asuh paralel mungkin merupakan solusi jangka panjang, atau mungkin strategi sementara sampai orangtua dapat bekerja sama secara langsung.

Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak melakukan yang terbaik ketika orangtua mereka bercerai dan berbagi hak asuh. Sebab penting bagi kedua orangtua untuk terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka, bahkan jika mereka tidak ingin terlibat satu sama lain.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Manfaat Parallel Parenting

Ilustrasi Orang Tua dan Anak. Unsplash/Alexander Dummer
Ilustrasi Orang Tua dan Anak. Unsplash/Alexander Dummer

Pola asuh paralel memungkinkan kedua orang tua untuk tetap terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka, bahkan dalam perpisahan atau perceraian dengan konflik tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak memiliki hasil terbaik, ketika mereka menghabiskan setidaknya 35% dari waktu mereka dengan oran tua nya.

Oleh karena itu terdapat manfaat parallel parenting untuk hak asuh bersama bagi anak, antara lain:

• Mengurangi masalah perilaku

• Mengurangi masalah emosional

• Harga diri yang lebih tinggi

• Prestasi sekolah yang lebih baik

• Hubungan keluarga yang lebih baik

Tips Sukses Parallel Parenting

Ilustrasi anak dan orang tua (pixabay
Ilustrasi anak dan orang tua (pixabay

Pola asuh paralel yang berhasil bergantung pada menjaga interaksi dengan mantan suami atau istri seminimal mungkin. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar pola asuh paralel berjalan dengan lancar:

• Berkomunikasilah sesedikit mungkin. Ketika Anda perlu berbicara, lakukan melalui email atau teks, lalu simpan catatan semua komunikasi.

• Jangan menanggapi komunikasi yang mengintimidasi, karena semua komunikasi harus menyangkut logistik merawat anak-anak Anda.

• Hindari menghadiri acara anak-anak Anda bersama-sama, dan rencana pengasuhan Anda harus jelas tentang siapa pergi ke apa.

• Lepaskan apa yang terjadi selama masa pengasuhan, sebab nak-anak beradaptasi dengan aturan yang berbeda di rumah yang berbeda.

Itulah penjelasan mengenai parallel parenting. Bagi Anda yang ingin melakukan pola asuh ini sebaiknya menggunakan buku komunikasi untuk saling mengetahui tentang kehidupan anak-anak ketika bersama dengan orangtuanya.

Penulis: Vania Dinda Marella

Infografis 5 Tips Pakai Masker Cegah Covid-19 untuk Anak

Infografis 5 Tips Pakai Masker Cegah Covid-19 untuk Anak. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Tips Pakai Masker Cegah Covid-19 untuk Anak. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel