Apa Itu Sleep Paralysis? Simak Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda mendengar tentang istilah "ketindihan"? Sebenarnya dalam dunia medis fenomena ini disebut dengan sleep paralysis. Lantas, apa itu sleep paralysis?

Dilansir WebMD, Jumat (19/11/2021), Sleep paralysis atau kelumpuhan tidur adalah perasaan sadar tetapi tidak bisa bergerak. Itu terjadi ketika seseorang melewati antara tahap terbangun dan tidur.

Selama transisi ini, Anda mungkin tidak dapat bergerak atau berbicara selama beberapa detik hingga beberapa menit. Beberapa orang mungkin juga merasakan tekanan atau rasa tersedak.

Sleep paralysis dapat menyertai gangguan tidur lainnya seperti narkolepsi. Narkolepsi adalah kebutuhan tidur yang sangat kuat yang disebabkan oleh masalah dengan kemampuan otak untuk mengatur tidur.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penyebab Sleep Paralysis

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Penyebab yang mungkin terkait dengan sleep paralysis meliputi:

• Kurang tidur

• Jadwal tidur yang berubah

• Kondisi mental seperti stres atau gangguan bipolar

• Posisi tidur telentang

• Masalah tidur lainnya seperti narkolepsi atau kram kaki malam hari

• Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti untuk ADHD

• Penyalahgunaan zat

Cara Mengatasi Sleep Paralysis

Ilustrasi tidur nyenyak (unsplash)
Ilustrasi tidur nyenyak (unsplash)

Kebanyakan orang tidak memerlukan pengobatan untuk sleep paralysis. Namun, mengobati kondisi mendasar seperti narkolepsi dapat membantu jika Anda cemas atau tidak dapat tidur nyenyak. Anda mungkin dapat mengatasinya dengan cara berikut ini:

• Memperbaiki kebiasaan tidur, seperti memastikan Anda tidur enam hingga delapan jam setiap malam

• Menggunakan obat antidepresan jika diresepkan untuk membantu mengatur siklus tidur

• Mengobati masalah kesehatan mental yang dapat menyebabkan kelumpuhan tidur

• Mengobati gangguan tidur lainnya, seperti narkolepsi atau kram kaki

Kondisi sleep paralysis hanyalah tanda bahwa tubuh Anda tidak bergerak dengan lancar saat melalui tahapan tidur. Sleep paralysis jarang ditemukan jika terkait dengan masalah kejiwaan yang mendasarinya.

Penulis: Vania Dinda Marella

Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19

Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Manfaat Tidur Cukup Cegah Risiko Penularan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel