Apa Itu WhatsApp GB, Amankah Dipakai?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp menjadi aplikasi pesan paling banyak dipakai oleh pengguna di seluruh dunia. Namun seperti aplikasi lainnya, WhatsApp belum sempurna.

Meski terus menghadirkan fitur baru yang bermanfaat, masih ada keterbatasan pada fitur-fitur WhatsApp. Padahal para pengguna telah meminta kehadiran fitur tertentu.

Nah, fitur yang absen di WhatsApp ini rupanya dihadirkan oleh beberapa aplikasi modifikasi WhatsApp (WhatsApp Mod). Selama beberapa waktu, sejumlah aplikasi WhatsApp Mod beredar, salah satunya adalah WhatsApp GB.

Kendati demikian, dengan menggunakan WhatsApp GB alih-alih aplikasi WhatsApp resmi, dapat mengorbankan data dan privasi pengguna.

Mengutip laman India TV, Rabu (29/9/2021), berikut sejumlah hal yang perlu diketahui dari WhatsApp GB:

Apa itu WhatsApp GB?

Seperti disebutkan di atas, WhatsApp GB adalah versi modifikasi dari WhatsApp yang dibuat oleh pengembang pihak ketiga. Tujuannya adalah menambahkan fitur-fitur baru yang tidak ada di aplikasi WhatsApp resmi.

Karena dibuat oleh pihak ketiga, WhatsApp GB atau aplikasi modifikasi ini tidak memiliki koneksi sama sekali ke WhatsApp Inc dan Facebook.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Fitur-Fitur di WhatsApp GB

Ilustrasi berjalan sambil main HP, gangguan. (Photo by Gigi on Unsplash)
Ilustrasi berjalan sambil main HP, gangguan. (Photo by Gigi on Unsplash)

WhatsApp GB memberikan pengalaman chatting layaknya menggunakan WhatsApp. Hanya, WhatsApp GB dibekali sejumlah fitur tambahan.

Misalnya penggunaan akun ganda (bisa dua atau lebih) pada satu perangkat, menyembunyikan tanda saat pesan dibaca, mengirim gambar resolusi tinggi, fitur balasan otomatis, lebih banyak karakter dalam update status, dan lain-lain.

Tidak Tersedia di Google Play Store

Karena WhatsApp GB atau aplikasi modifikasi WhatsApp lainnya bukanlah aplikasi resmi, WhatsApp GB tidak tersedia di Google Play Store.

Para pengembang pihak ketiga ini biasanya memasarkan WhatsApp GB atau aplikasi WhatsApp Mod dalam bentuk APK yang bisa diunduh dan diinstal oleh pengguna.

Dengan begitu, pengguna pengguna harus mengunduhnya dari sebuah website. Perlu diingat, mengunduh aplikasi atau file di luar toko aplikasi resmi tidaklah bisa diandalkan. Selain itu, menginstalnya bisa memberikan risiko pada smartphone kamu.

WhatsApp Peringatkan Risiko Pakai Aplikasi Modifikasi

Ayah asyik bermain game di smartphone, balita jatuh dari lantai 3 apartement.
Ayah asyik bermain game di smartphone, balita jatuh dari lantai 3 apartement.

Pihak WhatsApp kerap mengingatkan, penggunaan aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp GB, YoWhatsApp, dan lain-lain bisa membuat akun WhatsApp resmi pengguna diblokir secara permanen.

Aplikasi ini juga bisa membahayakan privasi pengguna karena instalasinya berasal dari sumber yang tidak resmi.

Belum lagi, WhatsApp GB dan aplikasi Mod lainnya tidak dijamin enkripsi end-to-end. Padahal privasi adalah ruh dari WhatsApp.

"Aplikasi yang tidak didukung seperti WhatsApp Plus, WhatsApp GB, atau aplikasi yang mengklaim dapat memindahkan obrolan WhatsApp antarponsel adalah versi WhatsApp yang telah dimodifikasi," kata WhatsApp dalam laman FAQ-nya.

Lebih lanjut pihak WhatsApp juga menyebutkan, aplikasi tidak resmi seperti WhatsApp GB ini dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Kententuan Layanan WhatsApp.

"WhatsApp tidak mendukung aplikasi pihak ketiga ini karena kami tidak dapat memvalidasi praktik keamanannya," kata pihak WhatsApp.

(Tin/Ysl)

Infografis Tentang Cek Fakta Liputan6.com di WhatsApp

Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel