Apa Kabar Motor Konvensional Viar?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Viar Motor Indonesia (Viar) belakangan ini gencar meluncurkan produk kendaraan listrik. Ini menjadi strategi baru yang dilancarkan Viar untuk bisa terus bertahan di pasar otomotif Tanah Air.

Uniknya produk yang dirilis bukan dalam bentuk skutik seperti halnya Viar Q1 atapun sepeda motor konvensional, melainkan sepeda listrik dan juga mini skutik yang tidak dilengkapi surat-surat seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan juga Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Beberapa model sepeda listrik yang telah diluncurkan, meliputi Akasha, Uno, Panama, Orion, dan Caraka. Seluruh model sepeda listrik itu dibanderol di bawah Rp 10 juta. Tepatnya antara Rp 5 jutaan hingga Rp 8 jutaan.

Lantas, apakah Viar masih menjual produk sepeda motor konvensional di tengah gencarnya penjualan kendaraan listrik?

"Masih (jualan motor konvensional). Cuma memang daya beli masih minim dan kami melihat saat ini sepeda (listrik) menjadi opsi yang bagus untuk digarap. Terlebih dengan jaringan yang sudah mumpuni, kami harapkan bisa mendongkrak penjualan," terang Frengky Osmond, Marketing Communication Viar Motor Indonesia kepada Liputan6.com.

Deretan Produk Viar

Berdasarkan situs resminya, Viar memiliki sederet model kendaraan dengan mesin konvensional. Untuk kategori touring, terdiri dari Viar Vortex, Vintech, dan Star NX.

Di kelas adventures, Viar memiliki Cross X 70 Mini Trail, Cross X 100 Mini Trail, Cross X 150, Cross X 200 GT, Cross X 250 ES, dan Cross X 250 EC, serta model ATV, yakni Razor 100 SP, Razor 150 UT, dan Razor 200 RZM.

Viar juga memiliki sederet model komersial, di antaranya Karya BIT 100, Karya 150, Karya 200, Karya 300, Karya 150 B, Karya 150 BHS, Karya 150 BFS, dan Karya 150 RMDT.

Infografis motor listrik

motor listrik lebih murah dalam perawatan, tapi tidak untuk baterai (liputan6.com/abdillah)
motor listrik lebih murah dalam perawatan, tapi tidak untuk baterai (liputan6.com/abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: