Apa Sebenarnya Tugas Paus?

Oleh Stephanie Pappas, Penulis Senior LiveScience | LiveScience.com

Paus berikutnya akan memiliki agenda yang melelahkan.

Paus Benediktus XVI, yang baru saja mengundurkan diri, dan pendahulunya, Johanes Paulus II, bekerja seharian dari pukul 05:00 sampai 23:00 malam, atau bahkan hingga tengah malam, demikian dikatakan Don Briel, direktur Center for Catholic Studies di University of St. Thomas di Minnesota.

“Peran Paus semakin terlihat menonjol, memiliki peran penting dan jauh lebih melelahkan dari segi kewajibannya,” kata Briel kepada LiveScience.

Tugas seorang paus
Tanggung jawab utama seorang paus adalah sebagai kepala gereja Katolik dan uskup Roma. Paus juga merupakan kepala negara Vatikan.

Dengan demikian, setiap hari paus harus mengurusi tugas politik dan agama. Dia bertemu dengan kepala negara dan menjalin hubungan diplomatik dengan lebih 100 negara. Dia melakukan liturgi, menunjuk uskup baru, dan tugas perjalanan.

Meski demikian, dia tidak bekerja layaknya CEO perusahaan, terjun langsung dalam pekerjaan lokal dan harian paroki regional, kata Briel. Dia meninjau gambaran luas dari gereja universal, gereja secara keseluruhan.

Kegiatan harian paus dimulai sejak pagi, dengan misa tertutup yang dihadiri staf rumah tangga, kata Briel. Setelah sarapan, dia mungkin menulis surat, atau komunikasi formal, serta pekerjaan keagamaan lainnya. Lalu dia menghabiskan sisa hari dengan pertemuan dengan uskup dan pemimpin politik dari seluruh dunia.

Paus juga menyelenggarakan kebaktian secara langsung kepada umatnya, menyapa peziarah di General Audiences, yang biasanya dihadiri antara beberapa ribu dan puluhan ribu orang. Briel menghadiri General Audience terakhirnya pada Februari, yang menarik pengunjung hingga 200 ribu orang, katanya.

Ketika hari libur penting, seperti Paskah, paus memberikan liturgi utama di Katedral St. Petrus atau tempat lainnya di Roma. Dia juga melakukan perjalanan ke seluruh dunia, melakukan misa untuk hadirin yang memadati lapangan sepak bola.

Tugas nonstop ini relatif baru, kata Briel. Sebelum Paus Paulus VI, yang menjabat selama 1963-1978, Paus jarang bepergian dan memiliki tugas politik yang lebih sedikit. Ketika gereja lebih menjadi lebih berperan sebagai kekuatan diplomatik, peran paus meningkat untuk memenuhi tanggung jawab tambahan.

Ketika kepausan kosong, bagaimanapun, semua kegiatan berhenti. semua kantor otoritas berhenti sementara, kata Briel. Tidak ada keputusan penting yang dibuat dan tidak ada uskup baru yang ditunjuk.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.