Apache Buatan AS Manuver di Udara Raider 9 Divif 2 Kostrad TNI Beraksi

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Latihan Antar Cabang (Latancab) Kartika Yudha 2020 yang digelar oleh TNI AD memasuki babak baru. Pada hari Jum'at kemarin, Skadron Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad menunjukkan keahliannya dalam mengoperasikan helikopter serang jenis Apache Guardian AH-64E di langit Sumatera Selatan.

Helikopter tempur canggih buatan Amerika Serikat (AS) itu beraksi dengan menggunakan berbagai formasi serangan ke target sasaran. Tidak hanya bermanuver di angkasa, helikopter serang andalan TNI AD itu menembakkan munisinya ke arah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Martapura, Palembang.

Dantin Penerbad Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad Letkol Cpn Sulistyo Yulianto menyatakan, dalam latihan kali ini, Apache Guardian AH-64E didampingi oleh tiga unit helikopter serbu Bell 412 EP. Kelima helikopter itu melakukan serangan udara sebagai tahapan latihan serangan ke target sasaran.

Letkol Cpn Sulistyo menambahkan, serangan udara yang dilakukan oleh lima helikopter serbu itu telah membuktikan bahwa kemampuan para penerbang Angkatan Darat dan helikopter serbu yang dimiliki TNI AD tidak kalah dengan kemampuan serbu dari negara-negara tetangga lainnya.

“Helikopter AH-64 E Apache yang dimiliki Penerbad merupakan tipe terbaru yang diproduksi oleh Boeing dan saat ini hanya beberapa negara saja yang memilikinya. Begitupun halnya dengan Helikopter Bell 412 EP merupakan helikopter serbu varian terbaru produksi Bell Helicopter," Komandan Skadron (Dandron)-12/Serbu Puspenerbad, Letkol Cpn Sulistyo Yulianto dikutip VIVA Militer dari keterangan resmi Kostrad TNI AD, Sabtu, 21 November 2020.

Untuk diketahui, AH-64E Apache yang mendapat julukan Tank Terbang itu dibekali dengan mesin turboshaft T700-GE-701D buatan General Electric (GE) Aircraft Engine dengan daya jelajah terbang mencapai 3 jam 30 menit.

Helikopter serang itu memiliki kelincahan dan keluwesan dalam bermanuver. Helikopter Apache Guardian milik TNI AD itu telah dipersenjatai delapan missile AGM 114-R Hellfire dengan sistem laser guided yang dapat menembak dengan jarak maksimum 8 km. Tidak hanya itu, Apache Guardian AH-64E juga dilengkapi dengan 38 buah roket hydra-70 dengan jarak maksimum 3-4 km, serta dilengkapi Canon 30 mm bermuatan 1200 butir peluru High Explosive dengan jarak maksimum 1.500-1.700 m.

Dengan dukungan teknologi yang canggih, helikopter Apache ini mampu menghancurkan sasaran atau musuh di darat secara efektif dan efisien. Maka tidak mengherankan reputasi Apache di semua pelibatannya dalam operasi tempur ditakuti pihak lawan.

Baca juga : Panglima TNI Ketemu Prajurit Marinir yang Jomblo saat Sidak Kemarin