Apakah Vaksin Pfizer Aman untuk Komorbid?

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah telah mendistribusikan vaksin Pfizer ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi. Meski efikasinya tinggi, banyak yang bertanya-tanya apakah vaksin Pfizer aman untuk komorbid.

Sebagai informasi, prioritas pemberian vaksin Pfizer ke wilayah Jabodetabek itu dikarenakan sistem logistik yang lebih kompleks dari sistem lainnya. Vaksin ini membutuhkan penanganan dan penyimpanan yang khusus di dalam tempat dengan suhu rendah.

Diproduksi oleh Pfizer and BioNTech, vaksin merek Cominarty ini sudah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, vaksin Pfizer bisa diberikan oleh masyarakat berusia 12 tahun ke atas. Data imunogenisitas menunjukkan, vaksin ini terbukti menghasilkan respons imun yang baik.

Berdasarkan data uji klinik fase ketiga, efikasi vaksin Pfizer pada usia 16 tahun ke atas menunjukkan keberhasilan sebanyak 95,5 persen. Adapun pada remaja usia 12-15 tahun ke atas, efikasinya adalah sebesar 100 persen.

Menurut Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE), vaksin COVID-19 yang satu ini telah terbukti aman dan efektif melawan virus Corona. Namun, bagaimana dengan mereka yang memiliki komorbid?

Vaksin Pfizer aman untuk komorbid

Dikutip dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksin Pfizer terbukti aman dan efektif untuk orang-orang dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk kondisi yang berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit parah.

Yang dimaksud penyakit parah tersebut adalah penyakit bawaan atau komorbid, seperti hipertensi, diabetes, asma, penyakit paru-paru, hati atau ginjal, dan infeksi kronis yang stabil dan terkontrol.

Selain bagi mereka yang memiliki komorbid, vaksin ini juga aman untuk penyintas COVID-19. Namun, karena jumlahnya yang masih terbatas, vaksinasi dapat diberikan enam bulan usai pasien sembuh dari paparan virus Corona.

Efek samping vaksin Pfizer

Berbasis mRNA, sebagian besar efek samping vaksin Pfizer hanya bersifat ringan. Berikut ini daftar efek samping vaksin Pfizer yang umum dilaporkan.

  • Nyeri di tempat bekas suntikan

  • Kelelahan

  • Nyeri kepala

  • Nyeri otot dan sendi

  • Demam.

Jadi, terkait apakah vaksin Pfizer aman untuk komorbid atau tidak, WHO telah memastikan bahwa vaksin ini aman bagi pengidap penyakit bawaan yang disebutkan di atas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel