Apartemen di Korea Selatan Roboh, 6 Pekerja Hilang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Gwangju - Apartemen di Gwangju, Korea Selatan, roboh dan membuat sejumlah orang terjebak. Regu penolong berhasil menolong salah satu korban di apartemen roboh itu, tetapi nasibnya belum diketahui.

Dilaporkan Yonhap, Kamis (13/1/2022), korban yang merupakan seorang laki-laki ditemukan di pegangan tangga di lantai basement.

Korban itu diperkirakan menjadi satu dari enam orang pekerja yang hilang ketika tembok eksterior apartemen roboh pada Selasa 11 Januari. Para pekerja yang hilang itu berada di lantai 28-34 ketika gedung kolaps.

Sebelumnya KBS World melaporkan bahwa ada 394 orang pekerja yang bekerja di konstruksi apartemen tersebut. Pengembang apartemen itu adalah HDC Hyundai Development Company.

Bukan Kasus Pertama

Orang-orang yang mengenakan masker untuk mencegah penularan COVID-19 berjalan melewati bangku dan meja bertanda jaga jarak di Seoul, Korea Selatan, 28 Desember 2021. Kasus harian COVID-19 di Korea Selatan terpantau menurun ke bawah 4.000. (AP Photo/Lee Jin-man)
Orang-orang yang mengenakan masker untuk mencegah penularan COVID-19 berjalan melewati bangku dan meja bertanda jaga jarak di Seoul, Korea Selatan, 28 Desember 2021. Kasus harian COVID-19 di Korea Selatan terpantau menurun ke bawah 4.000. (AP Photo/Lee Jin-man)

Tahun lalu, HDC Hyundai Development Company juga terlibat masalah konstruksi di Gwangju.

Totalnya ada sembilan orang meninggal dunia. Polisi sempat menggeledah kantor Hyudai akibat kasus ini.

Wali kota Lee Yong-sup kini berkata akan mencari cara legal untuk menyetop HDC terlibat ke program-program pemerintah kota untu sementara waktu.

Selain itu, ada juga wacana untuk memerintahkan agar apartemen itu benar-benar dibangun ulang jika ada masalah kesempatan.

Infografis Pesona K-Pop Mendamaikan Korea

Infografis Pesona K-Pop Mendamaikan Korea
Infografis Pesona K-Pop Mendamaikan Korea
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel