APD adalah Alat Pelindung Diri, Kenali Macamnya untuk Nakes

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta APD adalah jenis perlengkapan kerja yang penting untuk digunakan. Tujuan dari penggunaan APD adalah untuk melindungi diri dari paparan bahaya saat bekerja. APD adalah pelindung yang umum digunakan oleh para nakes, pekerja konstruksi, dan pekerjaan lannya.

Di masa pandemi, APD adalah pelindung utama para nakes. Fungsi APD adalah untuk melindungi para dokter, perawat, dan personel lain di fasilitas kesehatan. Ada banyak macam APD untuk nakes.

Contoh APD adalah masker, pelindung mata, sarung tangan, gaun sekali pakai, dan banyak lagi. Semua jenis APD adalah perlengkapan wajib para tenaga kesehatan untuk melindungi dirinya. Berikut pengertian tentang APD dan macamnya untuk tenaga kesehatan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (7/11/2021).

Apa itu APD?

Tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap di zona merah Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Senin (23/11/2020). Total kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia hari ini mencapai angka 502.110 usai penambahan harian sebanyak 4.442. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap di zona merah Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Senin (23/11/2020). Total kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia hari ini mencapai angka 502.110 usai penambahan harian sebanyak 4.442. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

APD adalah singkatan dari alat pelindung diri. Alat ini juga disebut sebagai Personal Protective Equipment (PPE). Alat pelindung diri (APD) adalah pakaian pelindung, helm, kacamata, atau peralatan lain yang dirancang untuk melindungi tubuh pemakainya dari cedera atau infeksi.

APD adalah pakaian yang dapat dipakai untuk tujuan keselamatan dan kesehatan kerja yang berhubungan dengan pekerjaan. APD bisa digunakan untuk mencegah kecelakaan kerja dan sebagai pelindung diri dari gangguan kesehatan.

Macam APD untuk tenaga kesehatan

Ilustrasi pemakaian masker. (dok. Unsplash/ Kobby Mendez)
Ilustrasi pemakaian masker. (dok. Unsplash/ Kobby Mendez)

Mengutip Buku Standar Alat Pelindung Diri (APD) Dalam Manajemen Penanganan Covid-19, oleh Kemenkes, berikut macam APD untuk tenaga kesehatan penangatan Covid-19:

Masker bedah

Masker bedah melindungi pengguna dari partikel yang dibawa melalui udara (airborne particle), droplet, cairan, virus atau bakteri. Masker bedah merupakan masker sekali pakai yang dapat menahan dengan baik terhadap penetrasi cairan, darah dan droplet.

Masker bedah memiliki Efisiensi Penyaringan Bakteri (bacterial filtration efficiency) sampai 98 persen. Masker bedah tidak direkomendasikan untuk penanganan langsung pasien terkonfirmasi Covid-19.

Respirator N95

Respirator N95 dalam APD adalah masker yang melindungi tenaga kesehatan dengan menyaring atau menahan cairan, darah, aerosol (partikel padat di udara), bakteri atau virus. Respirator N95 juga termasuk APD sekali pakai.

Respirator N95 memiliki efisiensi filtrasi yang baik dan mampu menyaring sedikitnya 95% partikel kecil (0,3 micron). APD ini direkomendasikan dalam penanganan langsung pasien terkonfirmasi Covid-19.

Macam APD untuk tenaga kesehatan

Seorang teknisi laboratorium yang mengenakan alat pelindung diri (APD) bekerja pada sampel yang akan diuji untuk virus corona Covid-19 di laboratorium Mata Api, fasilitas pengujian Covid-19, di Wuhan di provinsi Hubei tengah China (5/8/2021). (AFP/STR)
Seorang teknisi laboratorium yang mengenakan alat pelindung diri (APD) bekerja pada sampel yang akan diuji untuk virus corona Covid-19 di laboratorium Mata Api, fasilitas pengujian Covid-19, di Wuhan di provinsi Hubei tengah China (5/8/2021). (AFP/STR)

Pelindung mata (Googles)

Pelindung mata digunakan untuk melindungi mata dan area di sekitar mata pengguna atau tenaga medis dari percikan cairan atau darah atau droplet. Googles adalah APD sekali pakai (Single Use) atau dapat dipergunakan kembali setelah dilakukan desinfeksi/dekontaminasi. Tapi, Goggle tidak diperbolehkan untuk dipergunakan kembali jika ada bagian yang rusak. Material google biasanya terbuat dari Plastik/Arcylic bening.

Pelindung Wajah (Face Shield)

Pelindung wajah berfungsi melindungi mata dan wajah pengguna/tenaga medis (termasuk bagian tepi wajah) dari percikan cairan atau darah atau droplet. Pelindung wajah termasuk APD sekali pakai (Single Use) atau dapat dipergunakan kembali setelah dilakukan desinfeksi/dekontaminasi. Material APD ini adalah plastik bening yang dapat memberikan visibilitas yang baik bagi pemakainya maupun pasien.

Macam APD untuk tenaga kesehatan

Ilustrasi sarung tangan karet. (dok. unplash/@nate_dumlao)
Ilustrasi sarung tangan karet. (dok. unplash/@nate_dumlao)

Sarung Tangan Pemeriksaan (Examination Gloves)

Sarung Tangan Pemeriksaan berfungsi melindungi tangan pengguna atau tenaga medis dari penyebaran infeksi atau penyakit selama pelaksanaan pemeriksaan atau prosedur medis. Sarung tangan ini hanya boleh digunakan sekali pakai. Material sarung tangan ini adalah nitrile, latex, isoprene.

Sarung Tangan Bedah (Surgical Gloves)

Sarung tangan bedah berguna melindungi tangan pengguna atau tenaga kesehatan dari penyebaran infeksi atau penyakit dalam pelaksanaan tindakan bedah. Sarung tangan ini juga bersifat sekali pakai. Material sarung tangan ini adalah nitrile, latex, isoprene.

Macam APD untuk tenaga kesehatan

Pasukan polisi ber-APD disiagakan dalam aksi peringatan evaluasi 2 tahun Kabinet Indonesia Maju di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (21/10/2021). BEM SI melakukan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kritik atas kinerja pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pasukan polisi ber-APD disiagakan dalam aksi peringatan evaluasi 2 tahun Kabinet Indonesia Maju di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (21/10/2021). BEM SI melakukan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kritik atas kinerja pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Gaun Sekali Pakai

Gaun sekali pakai melindungi pengguna atau tenaga kesehatan dari penyebaran infeksi atau penyakit, hanya melindungi bagian depan, lengan dan setengah kaki. APD sekali pakai ini biasanya berwarna terang atau cerah untuk mendeteksi jika terdapat kontaminan. Material gaun ini adalah Non woven, Serat Sintetik (Polypropilen, polyester, polyetilen, dupont tyvex).

Coverall Medis

Coverall medis berguna untuk melindungi pengguna atau tenaga kesehatan dari penyebaran infeksi atau penyakit secara menyeluruh dimana seluruh tubuh termasuk kepala, punggung, dan tungkai bawah tertutup. Sama seperti gaun sekali pakai, APD ini berwarna terang untuk bisa mengidentifikasi kontaminan. Coverall medis tahan terhadap penetrasi cairan, darah, virus.

Coverall medis terbuat dari Non woven, Serat Sintetik (Polypropilen, polyester, polyetilen, dupont tyvex) dengan pori-pori 0.2-0.54 mikron (microphorous).

Macam APD untuk tenaga kesehatan

Petugas kesehatan memakai baju APD sedang membersihkan sampah bekas medis di Puskesmas Pamulang, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/04/2020). Sampah bekas medis tes Covid-19 tersebut akan dimusnahkan guna untuk mensteril kawasan puskesmas. (merdeka.com/Dwi Narwoko)
Petugas kesehatan memakai baju APD sedang membersihkan sampah bekas medis di Puskesmas Pamulang, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/04/2020). Sampah bekas medis tes Covid-19 tersebut akan dimusnahkan guna untuk mensteril kawasan puskesmas. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Heavy Duty Apron

Heavy Duty Apron berfungsi melindungi pengguna atau tenaga kesehatan terhadap penyebaran infeksi atau penyakit. APD ini adalah APD sekali pakai (Single Use) atau dapat dipergunakan kembali setelah dilakukan desinfeksi atau dekontaminasi. Heavy Duty Apron terbuat dari 100% polyester dengan lapisan PVC, atau 100% PVC, atau 100% karet, atau bahan tahan air lainnya.

Sepatu Boot Anti Air (Waterproof Boots)

Sepatu boot anti air digunakan untuk melindungi kaki dari percikan cairan atau darah. APD ini bisa digunakan sekali atau dapat dipergunakan kembali setelah dilakukan desinfeksi atau dekontaminasi. Sepatu boot anti air bersifat non-slip, dengan sol PVC yang tertutup sempurna. Boot ini memiliki tinggi selutut supaya lebih tinggi daripada bagian bawah gaun. Sepatu boot terbuat dari Latex dan PVC.

Penutup Sepatu (Shoe Cover)

Penutup sepatu berfungsi untuk melindungi sepatu dari percikan cairan/darah. APD ini hanya boleh digunakan sekali. Penutup sepatu hatus tidak boleh mudah bergerak saat terpasang. Ia juga direkomendasikan tahan air. Penutup sepatu biasanya terbuat dari Non Woven Spun Bond.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel