APEKSI dukung pemulihan ekonomi Bali

Sebanyak 42 wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) berkumpul di Kota Denpasar, Provinsi Bali dalam mendukung pemulihan ekonominya yang bertumpu pada sektor pariwisata.

Dalam rilis yang diterima Antara di Kota Bogor, pada Sabtu pagi, puluhan wali kota dari berbagai daerah itu mendorong pemulihan ekonomi Di Denpasar, Bali dengan berkeliling memborong produk UMKM dalam kegiatan jalan sehat dari Pantai Hyatt menuju Segara Village, Sanur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari APEKSI Outlook untuk merefleksi peristiwa dan kebijakan yang terjadi sepanjang 2021 sekaligus mendapatkan gambaran 2022 bagi para kepala daerah.

Baca juga: Apeksi apresiasi pemerintah pusat dan daerah menangani COVID-19

Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak para kepala daerah untuk berbelanja souvenir di UMKM yang menjajakan produknya di Jalan Setapak, Pantai Duyung, Sanur.

"Ini bagian dari dukungan APEKSI. Saling mendorong, saling mendukung, itulah semangat APEKSI. Selain membantu Bali, kita juga ingin mendorong produk unggulan di setiap kota dengan pameran. Program pemulihan ekonomi ini kita mulai dari Bali untuk Indonesia," ungkap Bima.

Sementara itu, salah satu penjual kerajinan tas Dewa Ayu Suwardana mengaku bahagia karena produk yang ia jual dibeli oleh rombongan wali kota.

"Harapan ke depan lebih baik, pandemi segera berakhir. Sebelumnya saya bisnis salon, karena sepi saya sekarang menjual tas berbahan baku plastik daur ulang tapi kualitas premium. Terima kasih banget. Senang. Belinya tanpa ditawar," pungkasnya.


APEKSI Outlook sendiri diisi berbagai rangkaian acara, mulai dari Mayor Talks, Mayor Talks, 2021 Review, 2022 Outlook hingga Culture Show & Expo di Segara Village, Denpasar, untuk memperkenalkan produk dan budaya daerah anggota APEKSI.

Kota-kota yang mengikuti pameran antara lain Kota Bogor, Medan, Denpasar, Batu, Lampung, Probolinggo, Jambi, Malang, Ambon, Blitar, Padang, Makassar, Pontianak, Mojokerto, Tebing Tinggi dan Ternate.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel