Apes, Niat Cuci Mobil Malah Tabrak Tembok

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perawatan kendaraan, dalam hal ini mencuci mobil menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh pemilik. Biasanya, jika sedang malas membersihkan roda empat sendiri, jalan alternatifnya adalah mencari tempat pencucian mobil umum.

Namun, nahas bagi pemilik mobil satu ini. Niat untuk membersihkan mobil, malah bikin mobil penyok.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @agoez_bandz4, terlihat mobil yang hendak diparkir untuk dicuci malah menabrak tembok.

Kejadian tersebut, saat seorang petugas cuci mobil ketika hendak memarkir kendaraan, justru menginjak gas dan tidak sempat mengerem.

Parahnya lagi, temannya yang hendak membantunya parkir, justru sempat terjepit mobil tersebut. Meskipun berhasil menarik kakinya, tapi terlihat juga orang tersebut kesakitan dan berjalan pincang.

Seketika, petugas cuci mobil lainnya melihat kondisi mobil yang kelihatannya mengalami kerusakan parah di bagian depan, karena mobil tersebut menabrak tembok dengan cukup keras.

"Waduh ganti rugi dong..," tulis pemilik akun seagai caption dalam unggahan yang dilihat, Kamis (30/9/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Komentar warganet

Kejadian ini, kemudian banyak dikomentari oleh warganet.

"Temennya shock bener itu. Masih mending ganti rugi, kalo temennya nggak sempet menghindar gimana caranya ganti nyawa 馃槩," komentar akun @hestiyahesti

"Sampe g peduliin temen yg kena tabrak, sakit itu pasti temennya yg kena tabrak 馃槩," tambah akun @diyantogunawan21

"Kayaknya ga direm dah . soalnya roda masih berputar," pungkas akun @hanifrizki_

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel