Api Peparnas XVI Papua Dinyalakan Melalui Prosesi Adat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jayapura - Api Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua dinyalakan lewat prosesi adat di Kampung Genyem, Distrik Nimboran, Lembah Grime, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/11/2021).

Yafit Yanse Maharga, kepala Suku Yahui di Kampung Genyem, Lembah Grime, Distrik Nimboran, menggosokkan setangkai kayu berujung runcing ke wadah kayu yang diberi lubang.

Di sekitar wadah ditebar jumputan semak kering dan bilah-bilah besar kayu kelapa kering. Selang 15 menit, terpercik bunga api untuk kemudian langsung menyambar semak-semak kering yang telah disiapkan.

Api pun membesar dan dengan cepat ondoafi, sebutan pemimpin adat masyarakat asli Sentani Lembah Grime, mengambil seikat ranting kayu kering sebagai wadah sementara bagi api sebelum dipindahkan ke tongkat obor Peparnas.

"Kami serahkan api berkat Tuhan dari tanah damai untuk menerangi Indonesia dan dunia," kata Yafit kepada tokoh masyarakat Lembah Grime, Pendeta Albert, di Jayapura.

Pendeta berusia 47 tahun itu kemudian menyerahkan tongkat obor kepada Ketua Harian Panitia Besar (PB) Peparnas XVI Doren Wakerkwa.

"Kami semua yang ada di sini akan menjadi saksi bahwa dari kampung ini terdapat sejarah diambilnya api untuk Peparnas 2021," kata Doren, dilansir Antara.

Kitari Danau Sentani

Warga berfoto dengan maskot Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua di halaman kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa (19/10/2021). Peparnas XVI Papua bertema Bangkit Satukan Tekad, Raih Kemenangan di Tanah Papua. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/rwa.
Warga berfoto dengan maskot Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua di halaman kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa (19/10/2021). Peparnas XVI Papua bertema Bangkit Satukan Tekad, Raih Kemenangan di Tanah Papua. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/rwa.

Sebagian api disimpan dalam dua kotak khusus dan kemudian Ketua Harian PB Peparnas menyerahkan tongkat obor kepada atlet cabang atletik kursi roda Papua Kafier Kayage sebagai penanda mulainya Kirab Api.

Kayage dikawal barisan pelari dari TNI dan Polri serta mulai membawa api dari Genyem ke Kantor Bupati Jayapura di Doyo Baru untuk diinapkan.

Perjalanan tersebut berjarak sekitar 80 kilometer melewati jalan beraspal mulus dan berliku di punggung perbukitan Nimbuk.

Perjalanan menuju Kantor Bupati Jayapura juga akan mengitari Danau Sentani sejauh sekitar 25 km. Medan perjalanan yang berat yang mesti dilewati membuat para peserta Kirab Api diangkut menggunakan enam bus dan tiga truk.

Dibuka 5 November

Sejumlah atlet dan ofisial mengikuti Pelepasan Kontingen Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua asal Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring Sport City (JSS), Palembang, Rabu (27/10/2021). Sumatera Selatan memberangkatkan 168 atlet untuk berlaga dalam
Sejumlah atlet dan ofisial mengikuti Pelepasan Kontingen Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua asal Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring Sport City (JSS), Palembang, Rabu (27/10/2021). Sumatera Selatan memberangkatkan 168 atlet untuk berlaga dalam

Sebanyak 13 atlet difabel dilibatkan untuk mengikuti kirab obor Peparnas XVI Papua. Api akan diinapkan di Kantor Bupati Jayapura, kantor Wali Kota Jayapura, dan Gedung Negara sebelum disulutkan pada pembukaan Peparnas di lapangan Mandala Jayapura pada 5 November.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel