Apindo Perkirakan Investasi 2013 Menurun

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi memperkirakan investasi akan menurun pada tahun 2013 karena telah memasuki tahun politik.

"Saya pikir tahun ini akan menurun, atau para investor akan menahan untuk melakukan investasi di Indonesia," kata Sofyan seusai menghadiri Forum Dialog Investasi, di Jakarta, Senin.

Sofyan mengatakan, memang beberapa investor telah meminta izin untuk melakukan investasi di Indonesia, namun, menurutnya banyak investor yang tidak akan merealisasikan investasinya di Indonesia pada tahun 2013 ini.

"Yang menurun bukan hanya penanaman modal asing, penanaman modal dari dalam negeri juga saya perkirakan menurun," kata Sofyan.

Sofyan menjelaskan, banyak pelaku usaha atau investor merasa bimbang karena pada tahun 2013 ini merupakan tahun politik, sehingga mereka lebih memilih untuk menunggu setelah pemilu 2014.

"Saat ini, banyak investor yang berpikir, mengapa harus melakukan investasi tahun ini, lebih baik menunggu pemerintahan yang akan datang," ujar Sofyan.

Bahkan, menurut Sofyan, beberapa investor bahkan sudah menarik investasinya di Indonesia.

Pada tahun 2012 lalu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi PMA dan PMDN selama tahun 2012 (Januari-Desember) mencapai Rp313,2 triliun, tumbuh sebesar 24,6 persen dibanding realisasi investasi tahun 2011 sebesar Rp251,3 triliun.

Realisasi investasi senilai Rp313,2 triliun tahun 2012 tersebut, lebih besar 110,5 persen dari target yang ditetapkan semula sebesar Rp283,5 triliun.

Adapun dari realisasi investasi selama tahun 2012, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai sebesar Rp92,2 triliun, naik dibanding PMDN tahun 2011 sebesar RP76 persen, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp221 triliun, melonjak dari sebelumnya Rp175,3 triliun.

PMA selama 2012 sektor pertambangan menempati realisasi investasi tertinggi sebesar 4,3 miliar dolar AS (17,3 persen), disusul sektor transportasi 2,8 miliar miliar dolar AS (11,4 persen), kimia 2,8 miliar dolar AS (11,4 persen), industri logam dasar 2,5 miliar dolar AS (10 persen), serta angkutan dan transportasi 1,8 miliar dolar AS (7,5 persen).

Realisasi PMDN selama 2012, sektor yang paling banyak diminati meliputi industri makanan sebesar Rp11,2 triliun (11,2 persen), selanjutnya sektor industri mineral nonlogam Rp10,7 triliun (11,6 persen), pertambangan Rp10,5 triliun (11,5 persen), tanaman pangan Rp9,6 triliun (10,4 persen), transportasi dan telekomunikasi Rp8,6 triliun (9,3 persen), dan sektor lainnya mencapai Rp41,6 triliun (45,1 persen).(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...