Aplikasi Anti China Merajai Google Playstore

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah

VIVA – Aplikasi Remove China Apps telah menjadi populer di India. Platform ini menawarkan pindai dan hapus aplikasi asal negeri Tirai Bambu itu. Nampaknya, sentimen terhadap China meningkat karena adanya pandemi virus COVID-19.

Dikutip dari laman i, Rabu, 3 Juni 2020, 10 hari pasca peluncuran, aplikasi ini sudah mendapat angka hingga satu juta unduhan di negeri Bollywood. Bukan hanya karena virus corona, ketegangan antara mereka juga dipicu karena sengketa perbatasan di Himalaya.

Baca juga: PTUN: Presiden Jokowi Melanggar Hukum soal Blokir Internet di Papua

Setelah diunduh, aplikasi akan memindai smartphone pengguna dan memberitahu mereka platform buatan China, dan TikTok menjadi salah satu yang disebutkan, di mana aplikasi tersebut menjadi laris di India.

Kemudian, pengguna akan diberi opsi penghapusan jika memang mereka ingin menghapusnya dari ponsel. Jika tidak ditemukan aplikasi buatan China, maka akan ada pesan berbunyi, "Anda hebat, tidak ada aplikasi China di sistem Anda."

India diketahui menjadi pasar penting bagi perusahaan teknologi China. Tidak hanya pada aplikasi, negara itu juga berpengaruh pada pabrikan smartphone, sebut saja Oppo dan Xiaomi yang telah menguasai pasar ponsel murah.

Tidak tahu bagaimana aplikasi Remove China Apps bisa mengidentifikasi, namun developer di belakangnya adalah Onetouch Applabs. Sepertinya, platform ini merupakan satu-satunya aplikasi yang mereka miliki.

"Aplikasi dikembangkan dengan tujuan edukasi, hanya untuk mengidentifikasi negara asal aplikasi tertentu. Kami tidak mempromosikan atau memaksa orang untuk menghapus aplikasi yang mereka pasang," kata perusahaan.

Deteksi asal negara didasarkan pada riset pasar, namun mereka juga tidak menjamin kebenaran dari identifikasi tersebut. Sehingga, pengguna diharapkan bertindak atas dasar keinginan pribadi. Aplikasi juga berhasil menjadi nomor dua di Play Store pada kategori gratis.