Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Bakal Bisa untuk Pinjam Uang dan Bayar KPR

Merdeka.com - Merdeka.com - BPJS Ketenagakerjaan tengah mengembangkan aplikasi Jamsostek Online (JMO) jadi sebuah super apps. Nantinya, layanan ini bisa dipakai oleh pengguna yang juga peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk meminjam uang darurat hingga membayar cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Asisten Deputi Humas BPJS Ketenagakerjaan, Budi Hananto mengatakan, aplikasi JMO kini sudah memiliki dompet digital (e-wallet), yang nantinya bakal lebih diperkaya oleh berbagai fitur.

"Kita ada program manfaat layanan tambahan untuk perumahan. Kita ada kerja sama dengan BTN, jadi kita dapat diskon lah dengan lebih murah lewat manfaat layanan tambahan untuk perumahan," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/1).

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga telah bekerjasama dengan Bank Raya, anak usaha dari BRI menyiapkan layanan pinjaman uang untuk kebutuhan darurat.

"Terus sekarang di JMO juga ada dana siaga. Kita kerja sama dengan Bank Raya. Ini bukan pinjol ya, tapi mereka bisa mendapatkan dana siaga dengan persyaratan tertentu," ungkapnya.

"Tapi tidak diasosiasikan dengan pinjaman online, tapi pinjaman lewat perbankan cuman kita fasilitasi lewat JMO," tegas Budi.

Adapun saat ini, JMO sudah bisa digunakan untuk cek saldo BPJS Ketenagakerjaan. Lewat aplikasi tersebut, masyarakat juga bisa memproses klaim untuk Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) di bawah Rp10 juta. Ke depannya akan dikembangkan lebih lanjut untuk klaim seluruh jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

"Nanti akan dikembangkan untuk klaim yang lain. Klaim yang lain kan, untuk kecelakaan kerja dan kematian kan masih harus ke kantor karena ada administrasi. Nah ini yang akan segera kita kembangkan. Termasuk juga dengan jaminan pensiun," imbuh Budi.

Tidak hanya itu, dia berharap e-wallet ini juga akan mempermudah transaksi para penerima manfaat dari golongan Bukan Penerima Upah (BPU) alias pekerja informal yang belum terjamah bank.

"Nantinya akan jadi penampungan seperti rekening. Sekarang e-walletnya sudah ada, tapi untuk penampungnya, kita masih harus kembangkan. Safenya, keamanannya, dan lain sebagainya," kata Budi.

Tak sampai di situ, BPJS Ketenagakerjaan ke depan akan terus memperkaya layanannya di Super Apps JMO. "Nanti ke depannya banyak kejutan-kejutan di JMO. Termasuk e-wallet," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]