Aplikasi Gotong Royong Berbasis Voucher Strategi UMKM Lawan COVID-19

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tak dipungkiri daya rusak pandemi COVID-19 telah menyasar para pelaku usaha tak terkecuali yang berskala UMKM. Berbagai cara dan strategi dilakukan pelaku usaha untuk tetap bertahan di tengah badai pandemi, termasuk dengan melakukan beberapa terobosan yang terbilang unik.

Ya, kenyataan pandemi ini memang menghantam pelaku usaha termasuk UMKM memang terlihat mulai dari penurunan omzet, pengurangan karyawan hingga penutupan sementara kegiatan usaha tentu harus disiasati. Mau tidak mau dan sekecil apapun harus ada strategi dan siasat.

Baca: Bantu Pengguna Berkreasi, SnackVideo Luncurkan Creator Academy

Salah satunya dengan konsep gotong royong berbasis voucher yang digagas Djuragan Kreatif Indonesia. Lewat aplikasi Djuragan Voucher, para pelaku dunia usaha termasuk UMKM dapat saling membantu dalam hal promo yang tentunya juga akan dapat mendukung dalam perbaikan iklim usaha.

Alasan itu pula yang membuat Djuragan Voucher terus berkolaborasi dengan pelaku bisnis maupun UMKM dalam mengalokasikan dana promosi mereka dengan konsep bergotong royong untuk saling menopang dalam hal promosi dan pemasaran.

Pada prinsipnya, terobosan gotong royong berbasis voucher ini memberikan potongan harga lewat voucher yang dihitung berdasarkan rasio biaya promo terhadap omzet yang biasa para pelaku usaha untuk kegiatan promo bisnisnya.

Selain itu, strategi ini juga dinilai berguna untuk meningkatkan kunjungan konsumen, memperluas segmentasi konsumen dan meningkatkan nilai uang konsumen agar nantinya omzet juga meningkat.

"Strategi nasional berasas gotong royong ini, sangat penting terutama di masa pandemi, pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan biaya promo dan pemasaran yang besar di tengah kondisi sulit sekarang ini," kata pelaku bisnis Jaringan Kost Eksklusif D'Paragon, Syarief Hidayat.

Masih menurut Syarief, dengan adanya Djuragan Voucher ini terbukti sangat membantu D’Paragon dalam bertahan selama pandemi ini. "Kami masih bisa memberikan program nginep dan ngekost gratis kepada konsumen," kata Syarief.

Hal senada juga diungkap oleh Santi, selaku pelaku usaha toko batik di Yogyakarta, kami mampu memberikan berbagai program discount kepada konsumen kami dengan hanya memberikan voucher pelaku usaha lain yang belanja di tempat kami.

"Ini sangat signifikan, misal konsumen bisa saja berada di sebuah toko batik seperti di tempat saya, nah di situ pelaku usaha (toko batik) bisa memberikan voucher potongan harga makan, atau dia memberikan voucher di salon kecantikan sekaligus pada konsumennya, hal-hal gotong royong seperti ini sangat membantu sehingga ini akan saling menguntungkan antara tempat usaha yang satu dengan yang lain," kata Santi.

Seperti diketahui bersama, Djuragan Kreatif Indonesia memberikan berbagai pelayanan kepada konsumennya, dimana dengan aplikasi ini konsumen dapat menyimpan saldo voucher dengan praktis sehingga sangat gampang digunakan ketika akan berbelanja.

Singkatnya, dengan aplikasi ini pelaku usaha tidak lagi menjual dengan harga murah tetapi dengan gratis karena aplikasi ini juga memberikan cashback lebih dari 100 persen kepada konsumennya.

Dan, dengan semakin banyaknya merchant penerbit voucher di aplikasi Djuragan Voucher saat ini tentu juga akan membuat konsumen semakakin tertarik. Belum ditambah dengan keuntungan lain seperti potongan dalam belanja yang tentunya juga akan meningkatkan daya beli konsumen.