Aplikasi Ini Miliki Fitur Layani Transaksi Saham dan Reksa Dana

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - MNC Sekuritas meluncurkan aplikasi investasi terbaru, MotionTrade pada Kamis, (26/8/2021). Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina menuturkan, aplikasi tersebut memiliki target penggabungan produk dari 50 MI yang mewakili 70 persen total dana kelolaan (AUM) di Indonesia.

MotionTrade juga memiliki kemampuan jual beli reksa dana. Perseroan dapat melakukan sales bundling sehingga mempercepat pertumbuhan akun nasabah. Sebelumnya, unit bisnis milik PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BACP) itu telah memiliki layanan online trading sejak 2010. Namun, saat itu, Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina mengatakan kontribusinya masih minim.

"Saat itu trading dari online trading ini kontribusinya masih kecil, kurang lebih 3 persen. Sehingga manajemen banyak mempertimbangkan untuk investasi secara fokus pada online trading,” ungkap Susy dalam Launching Aplikasi Online Trading MotionTrade, Kamis, pekan ini.

Kemudian pada 2015 MNC Sekuritas mulai memantapkan langkahnya untuk fikus ada layanan online trading, seiring dengan permintaan yang kian meningkat. Bahkan MNC Skeuritas memiliki direktur khusus untuk online trading.

Saat ini, Susy mengatakan kontribusi dari online trading ini naik signifikan. Sejak MNC trade launching Agustus 2016, Susy mengatakan MNC Sekuritas telah menjadi pionir untuk fitur-fitur yang dibutuhkan investor.

Seperti layanan berbasis syariah, lalu ada fitur untuk menabung saham. MNC Sekurias juga bekerja sama juga dengan Pegadaian. Serta fitur filantropi untuk wakaf, infaq dan zakat.

“Ini semua adalah yang bisa dibilang MNC sekuritas adalah pionirnya. Fitur-fitur ini terbukti disukai investor. Sehingga total download dari 5 tahun yang lalu sebesar 4.957 persen kenaikannya,” ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total User

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ia menambahkan, total user yang dijaring naik menjadi 2.567 persen. Sehingga saat ini MNC Sekuritas menjadi sekuritas dengan frekuensi terbanyak posisi lima. Per Juli 2021, perseroan sudah mengeksekusi 16 juta transaksi selama 2021.

Sejak saat itu, Susy mengungkapkan pertumbuhan nasabah meningkat hingga 600 persen, dengan total saat ini mencapai lebih dari 130 ribu nasabah.

"Total online trading yang kontribusi awalnya hanya 3 persen sekarang berkontribusi sampai 769 persen atau sekitar Rp 35 triliun sampai Juli kemarin. Ini tentunya menumbuhan point of sales kami sebesar 308 persen. Sehingga kami per 2020 ada 143 point of salses di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel