Aplikasi Mobile JKN mudahkan pelayanan warga Manado

Aplikasi Mobile JKN dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan semakin memudahkan pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Manado, Sulawesi Utara.

Kemudahan pelayanan di aplikasi Mobile JKN dirasakan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional asal Kota Manado, salah satunya adalah Youla Gladies Dinar (23).

"Saya merasakan dampak kesibukan yang luar biasa. Walaupun saya masih mahasiswa, saya sudah paham betul akan pentingnya Program JKN bagi saya dan keluarga," kata Youla di Manado, Selasa.

Youla yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini mengaku dirinya telah mengalami langsung keadaan ketika Aplikasi Mobile JKN membantunya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sebagai seorang mahasiswa semester akhir disalah satu perguruan tinggi di Kota Manado, awalnya Youla menyampaikan saat ini ia sedang dalam proses menuju penyusunan tugas akhir.

Selain sebagai mahasiswa ternyata Youla juga memiliki usaha yang dia jalankan di tempat tinggal nya. Aktivitas yang padat membuat Youla sadar betul akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan.

Dengan rutinitas perkuliahan dan pekerjaan yang harus dia lalui setiap hari, Youla sering sekali tidak memperhatikan barang-barang yang menurutnya waktu itu tidak penting. Dia kemudian menceritakan pengalamannya ketika Kartu Indonesia Sehat (KIS) milikinya tidak ditemukan saat sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pada bulan September lalu, akibat kesibukannya yang terbilang padat, kesehatan Youla sempat menurun dan harus membutuhkan layanan kesehatan. Saat itu orang tua Youla pun langsung membawanya ke dokter karena suhu tubuhnya yang semakin meningkat.

"Sampai di dokter, petugas jaga menanyakan apakah saya memiliki jaminan kesehatan, orang tua saya pun langsung menjawab ada. Tapi ternyata saat mencari kartu di dompet, kartu nya tidak ada hilang entah kemana. Karena terlihat kebingungan mencari kartu, petugas pun menyarankan untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN," cerita Youla.

Sembari mendapatkan penanganan awal, petugas pun memandu orang tuanya dalam mengunduh dan mendaftar Aplikasi Mobile JKN. Setelah berhasil petugas langsung mengarahkan untuk memilih fitur KIS Digital.

Dengan menunjukkan KIS Digital, Youla pun tenang karena petugas menyatakan kepesertaan nya aktif dan semua biaya telah ditanggung oleh Program JKN.

"Saya baru tahu di Aplikasi Mobile JKN terdapat fitur KIS digital. Ternyata semuanya bisa kita peroleh hanya melalui handphone di manapun dan kapanpun. Mobile JKN telah menyelamatkan kekhawatiran kami waktu itu," ungkap Youla.

Bagi Youla, hadirnya Aplikasi Mobile JKN akan membuat peserta sangat terbantu. Selain kaya akan fitur, peserta yang kehilangan kartu JKN tidak perlu repot-repot untuk datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan, apalagi jika peserta tersebut sedang dalam keadaan sakit dan sangat membutuhkan penanganan medis.

Baca juga: Klinik Madani-Manado jadi contoh pelayanan terbaik peserta JKN-KIS
Baca juga: Peserta JKN-KIS Manado tetap dilayani saat libur panjang Lebaran
Baca juga: BPJS Kesehatan hadapi tantangan peningkatan mutu layanan
Baca juga: BPJS Kesehatan: JKN sebagai kepedulian badan usaha kepada pekerja