Aplikasi Serbabisa Bakal Marak, Ini 5 Prediksi Tren Bisnis Tahun 2020

Christantio Utama

Dunia usaha akan terus bergerak dinamis sesuai perkembangan zaman. Trennya bakal terus mencari inovasi terbaru untuk mendapat kepuasan pelanggan, dari yang konvensional tradisional berubah menjadi serbateknologi. 

Sebut saja seperti usaha di bidang kesehatan. Zaman dulu, mungkin kamu harus konsultasi langsung ke dokter dan mengeluarkan biaya besar. Tapi, kini kamu bisa berkonsultasi langsung ke dokter lewat ponsel pintar dan biayanya lebih murah. 

Contoh lainnya, dulu untuk memesan tiket pesawat atau kereta harus secara langsung ke agen. Sekarang? Kamu tinggal unduh aplikasi pemesanan tiket. 

Sebentar lagi 2019 akan berakhir, tentu tren dunia usaha tahun depan bakal mengalami perkembangan lebih canggih lagi. 

Seperti apa tren dunia usaha di tahun 2020? Berikut ini trennya seperti dilansir dari Entrepreneur:

1. Mayoritas bisnis menempatkan anak muda sebagai target pasar

Mayoritas bisnis menempatkan anak muda sebagai target pasar

Seperti diketahui, internet akan tetap menjadi media bisnis tahun 2020 mendatang. Sementara orang-orang tua generasi baby boomer atau generasi X kurang familiar terhadap teknologi, sementara generasi milenial dan Z sudah memahaminya sejak kecil. 

Kini kecenderungannya generasi milenial dan Z tidak bisa dilepaskan dari internet dan ponsel pintar. Dalam melakukan segala kegiatannya, mereka membutuhkan teknologi tersebut.

Karena itu, bisnis yang telah berorientasi internet, bakal mengambil lebih banyak anak muda sebagai target pasarnya. 

Baca juga: Temukan Peluang di Dunia Usaha Lewat Berita Media Massa

2. Dunia bisnis yang ramah lingkungan bermunculan

Dunia bisnis yang ramah lingkungan bermunculan

Isu-isu soal sampah plastik, pemanasan global, dan lain sebagainya kian ramai hingga kini. Bahkan, beberapa negara telah dengan tegas menolak penggunaan plastik dalam penggunaan sehari-hari. 

Prinsip Go Green ini kemudian juga diamini banyak masyarakat yang sadar betul terhadap kelestarian alam. 

Sementara kalangan pebisnis menangkap tren ini sebagai peluang untuk meraup keuntungan dengan memproduksi produk ramah lingkungan. 

Bisnis-bisnis yang ramah lingkungan ini nantinya bakal marak. Gak cuma dari segi proses bisnisnya saja, tetapi produknya yang dikeluarkan juga aman bagi alam. 

3. Penggunaan mesin dan kecerdasan buatan masih akan tetap makin marak 

Penggunaan mesin dan kecerdasan buatan masih akan tetap makin marak

Penggunaan teknologi canggih seperti robot atau mesin kecerdasan buatan akan semakin marak. 

Tentu saja, tujuannya untuk menciptakan dunia bisnis yang efektif dan efisien, ketimbang harus mempekerjakan banyak pegawai. 

4. E-commerce masih mendominasi 

E-commerce masih mendominasi

Sebuah lembaga survei dunia Statista telah memperkirakan kalau penjualan bisnis e-commerce masih akan mendominasi pada tahun 2020. 

Total transaksi berbagai situs e-commerce selama empat tahun terakhir kalau digabungkan bisa mencapai US$ 5 triliunan. 

Keuntungan yang menggiurkan dan kepraktisan yang ditawarkan membuat pebisnis konvensional beralih ke situs-situs e-commerce. Hal ini jelas melanggengkan bisnis e-commerce dan meruntuhkan kios-kios tradisional. 

5. Perusahaan pencipta aplikasi serbabisa menjamur

Perusahaan pencipta aplikasi serbabisa menjamur

Kamu mungkin tahu Tokopedia, Gojek, Grab, sampai Traveloka, mereka gak cuma menawarkan satu produk saja. 

Misalnya, Tokopedia kini bukan cuma situs jual beli barang doang, tetapi juga bisa menjadi aplikasi bayar listrik sampai nabung emas. 

Kemudian ada Traveloka, dulu saat awal berdiri mungkin mereka hanya menawarkan layanan pembelian tiket pesawat saja, tapi sekarang kamu sudah bisa memesan hotel, tiket kereta, dan bus. 

Dunia bisnis tahun 2020 nantinya diprediksi bakal memunculkan banyak startup-startup baru yang memberi layanan serbabisa seperti contoh di atas. 

Itulah lima tren yang diprediksi bakal muncul di dunia bisnis 2020. Namun tidak menutup kemungkinan kalau bakal muncul tren baru nantinya, baik dari sisi pengusaha, maupun sisi minat pasar. (Editor: Chaerunnisa)