Aplikasi SINERGI raih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji

·Bacaan 2 menit

Aplikasi SINERGI atau Sistem Informasi Konservasi Energi meraih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021, yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Penghargaan untuk aplikasi rintisan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM tersebut diumumkan Kementerian PAN-RB dalam Live Pengumuman Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji KIPP 2021, yang disiarkan melalui platform YouTube, Kamis.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengucapkan selamat kepada para peraih predikat Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dan berharap inovasi pelayanan publik mengikuti perkembangan dan tantangan ke depan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada kementerian, lembaga, instansi pemerintah daerah, maupun BUMN yang terpilih menjadi Top Terpuji Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021. Ke depan kompetisi inovasi pelayanan publik agar dimodifikasi sesuai dengan perkembangan dan tantangan yang ada, terutama dalam menjalankan era adaptasi kebiasaan baru dengan menggunakan platform digital yang semakin luas," ujar Tjahjo, dikutip dari laman Kementerian ESDM.

SINERGI berhasil masuk menjadi Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dan kemudian meraih predikat Top Inovasi Terpuji. Aplikasi ini berhasil lolos seleksi dari 1.619 proposal inovasi pelayanan publik dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD.

Selanjutnya, SINERGI juga lolos menjadi Top 99 dalam evaluasi substansi.

Kemudian, pada tahapan presentasi dan wawancara, Menteri ESDM Arifin Tasrif memberikan sambutan dan Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan presentasi. Hal tersebut menunjukkan komitmen Kementerian ESDM dalam melakukan inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Pada tahapan presentasi, Dadan memaparkan bahwa website SINERGI menjadi platform lengkap yang menyatukan beberapa aplikasi pelaporan terkait konservasi energi, yaitu Pelaporan Online Manajemen Energi (POME), Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE), hingga Peralatan Berlabel Hemat Energi.

Perubahan platform tersebut membawa beberapa nilai kebaruan dengan mengombinasikan beberapa regulasi konservasi energi yang diterbitkan pemerintah, salah satunya mengenai standar kinerja energi minimum dan lebelisasi tingkat hemat energi.

"SINERGI ini tidak hanya berfokus pada pelaporan (manajemen energi), tapi akan dapat feedback dan hasilnya bisa dipelajari oleh pihak lain," kata Dadan.

Aplikasi SINERGI sebagai hasil pengembangan inovasi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM ini menyajikan informasi beragam dan dapat diakses cepat terkait konservasi energi di Indonesia.

SINERGI juga membantu mempromosikan peralatan-peralatan pemanfaatan energi yang sudah menerapkan energi minimum dan label tanda hemat energi.

Baca juga: METI: Panas bumi dapat menjadi tulang punggung transisi energi

Baca juga: Pemerintah berupaya atasi tantangan pengembangan energi panas bumi

Baca juga: Kementerian ESDM: Masih banyak ruang untuk eksplorasi pemanfaatan EBT

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel