Aplikasi WhatsApp Segera Bisa Berjalan di iPad dan macOS

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Seperti diketahui, dalam jangka waktu lama WhatsApp hanya tersedia di smartphone, dan kemudian diperluas ke desktop. Namun hingga kini aplikasi versi iPad belum juga diluncurkan.

Laporan terkini, menurut WABetaInfo sebagaimana dilansir Ubergizmo, Rabu (17/11/2021), tampaknya aplikasi pesan instan paling populer ini segera bisa berjalan di iPad dan juga perangkat macOS karena WhatsApp tengah menyiapkan aplikasi universal.

Aplikasi universal ini dikembangkan oleh Project Catalyst Apple yang pada dasarnya memungkinkan pengembang untuk membangun satu aplikasi yang kemudian dapat dijalankan di macOS dan iPad.

Artinya, pengguna WhatsApp akan segera bisa menggunakan aplikasi WhatsApp di iPad, yang mungkin berguna bagi pengguna yang menggunakan iPad sebagai pengganti laptop.

Sebelumnya, banyak pengguna meminta aplikasi WhatsApp untuk iPad, dan awal tahun ini CEO WhatsApp Will Cathcart mengatakan bahwa perusahaan terbuka untuk gagasan itu.

WABetaInfo kemudian mengungkapkan bahwa aplikasi versi iPad sedang dalam pengerjaan, dan tampaknya itu adalah bagian dari aplikasi universal baru untuk macOS dan iPad.

Laporan tersebut mengklaim aplikasi macOS akan terlihat sama dengan versi saat ini, tetapi dengan sedikit penyesuaian user interface (UI) untuk membuatnya lebih optimal di desktop.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

WhatsApp Hadirkan Fitur Privasi Baru

Ilustrasi WhatsApp dan aplikasi pesan instan.  Adem AY/Unsplash
Ilustrasi WhatsApp dan aplikasi pesan instan. Adem AY/Unsplash

Sebelumnya, WhatsApp menggulirkan fitur privasi baru terkait dengan Last Seen. Sekadar informasi, Last Seen adalah fitur yang bertujuan menginformasikan ke teman-teman kapankah terakhir kali seorang pengguna mengakses aplikasi WhatsApp.

Selama ini, Last Seen bisa diatur apakah ingin dilihat oleh semua orang, hanya nomor yang terdaftar di buku kontak, atau tidak bisa dilihat sama sekali oleh siapa pun.

Namun kini WhatsApp menghadirkan pengaturan privasi baru untuk Last Seen. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur agar hanya kontak terpilih yang bisa melihat kapan terakhir kamu online serta mengecualikan kontak tertentu agar tidak bisa liat Last Seen.

Informasi WABetaInfo belum tersedia untuk semua pengguna WhatsApp. Dikutip dari iMore, Selasa (16/11/2021), fitur ini baru bisa dipakai oleh orang-orang yang tergabung dalam WhatsApp TestFlight.

Nah dengan adanya update pada fitur privasi, pengguna bakal punya kontrol lebih terperinci atas siapa saja yang dapat melihat berbagai aspek profil mereka, termasuk Last Seen.

Pengaturan Last Seen Masih Terbatas di Program Beta

vertical whatsapp
vertical whatsapp

Hal lain yang juga merupakan bagian dari pengaturan privasi WhatsApp adalah foto profil dan about.

Untuk update Last Seen, pengguna bisa memilih mengatur Last Seen untuk "Everyone" (semua orang), "My Contacts", dan "My Contacts Except (Kontak saya, kecuali...), dan "Nobody" alias tidak ada seorang pun yang bisa melihat Last Seen.

Nah dari update ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Pertama, pengguna yang menggunakan versi WhatsApp tidak update, tidak bisa mengaktifkan fitur ini.

Kedua, ketika pengguna mengecualikan beberapa kontak Last Seen, pengguna juga tidak bisa melihat status Last Seen orang yang dikecualikan.

Meskipun kehadiran update baru Last Seen ini meningkatkan kontrol privasi pengguna WhatsApp, belum diketahui kapan pengaturan Last Seen akan tersedia untuk seluruh pengguna WhatsApp.

Fitur Baru WhatsApp

Kemenkes luncurkan Chatbot WhatsApp untuk permudah pengaduan kendala aplikasi PeduliLindungi dan sertifikat Vaksin. (pexels/anton).
Kemenkes luncurkan Chatbot WhatsApp untuk permudah pengaduan kendala aplikasi PeduliLindungi dan sertifikat Vaksin. (pexels/anton).

Terlepas dari fitur Last Seen, WhatsApp memperkenalkan tiga fitur baru untuk menghadirkan pengalaman chatting lebih baik. Berikut adalah informasinya:

1. Editor Media Daring

Saat pengguna berkolaborasi, mereka seringkali harus berkomunikasi melalui smartphone dan komputer secara bergantian. Sebelumnya, pengguna WhatsApp tidak bisa mengedit gambar yang dikirim melalui WhatsApp Web.

WhatsApp pun menambahkan fitur edit media di WhatsApp Web, dengan begitu pengguna dapat dengan mudah mengedit gambar di komputer seperti di smartphone.

2. Pratinjau Tautan

Mengirimkan tautan dapat memulai percakapan; pengguna suka berbincang dengan teman mereka tentang apa yang mereka baca, tonton, dan dengarkan secara online. WhatsApp pun telah mengembangkan cara agar pengguna maupun lawan bicara dapat melihat pratinjau dari suatu tautan ketika mengirim atau menerimanya.

Dengan begitu, penerima tautan mendapat gambaran tentang apa yang dikirimkan oleh pengguna dan apa yang akan mereka lihat atau baca.

3. Saran Stiker

Untuk menggunakan stiker di obrolan WhatsApp, pengguna biasanya harus mencari stiker yang tepat di beberapa tab. Hal ini mengganggu alur percakapan Anda dan terkadang Anda tidak dapat segera menemukan stiker yang dicari.

Dengan stiker kontekstual, kini menemukan stiker yang akurat menjadi lebih mudah dan cepat. WhatsApp menekankan, privasi pengguna tetap terlindungi dan WhatsApp tidak dapat melihat pencarian stiker pengguna.

WhatsApp menekankan, pesan pribadi pengguna juga selalu dilindungi oleh enkripsi end-to-end.

Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp

Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel