Apple Diperkirakan Luncurkan Mobil Listrik pada 2025

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Upaya Apple Inc di sektor otomotif, yang dikenal sebagai Project Titan, telah berjalan sejak 2014. Kini produsen iPhone itu sedang berupaya meluncurkan mobil listrik pada awal 2025 dan kembali fokus terhadap proyek self-driving.

Mobil listrik Apple tersebut tidak akan memiliki kemudi dan pedal, dengan interior yang dirancang untuk hands-off driving, sehingga memungkinkan pengemudi melepas tangan saat berkendara.

Analis Dan Ives dari Wedbush mengatakan, kemungkinan Apple dapat meluncurkan kendaraan listrik pada 2025, berkisar antara 60 hingga 65 persen. Bloomberg melaporkan, seperti dilansir Antara, Jumat (19/11/2021), beberapa orang yang mengerjakan proyek tersebut skeptis mengenai garis waktu dan kemajuan yang mencakup sistem self-driving, chip prosesor, dan sensor yang canggih.

Namun, Apple menolak mengomentari laporan tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Permintaan Kendaraan Listrik Naik

Ilustrasi Mobil Listrik Apple. (Doc: Digital Trends)
Ilustrasi Mobil Listrik Apple. (Doc: Digital Trends)

Reuters pernah melaporkan bahwa Apple menargetkan untuk memproduksi kendaraan penumpang yang didukung teknologi baterai terobosannya sendiri pada 2024.

Saat ini, permintaan pasar untuk kendaraan listrik mengalami kenaikan karena negara-negara dan pelanggan menjadi lebih peduli terhadap lingkungan.

Hal tersebut mendorong nilai pasar perusahaan seperti Tesla dan Rivian menjadi jauh di atas produsen mobil konvensional selama beberapa dekade.

Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia

Banner Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Banner Infografis Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel