Apple Rilis iPhone 13 Series, Punya Desain Kamera Beda dan Notch Lebih Kecil

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Apple resmi mengungkap smartphone terbarunya, iPhone 13 series, dalam peluncuan Apple Event yang digelar secara live streaming dari California, AS, Selasa 14 September 2021 atau Rabu (15/9/2021) dini hari waktu Indonesia.

Dalam Apple Event 2021, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California, memperkenalkan empat model iPhone 13 sekaligus. Keempat model yang dimaksud adalah iPhone 3 Mini, iPhone 13, iPhone 13 Pro, dan iPhone 13 Pro Max.

CEO Apple Tim Cook mengatakan, iPhone telah menjadi pilihan bagi jutaan pengguna di seluruh dunia berkat berbagai fiturnya, termasuk privasi yang ketat.

"Kami terus membuat iPhone menjadi lebih baik, performanya meningkat, dan punya durabilitas tinggi. Hari ini kami memperkenalkan iPhone generasi terbaru, iPhone 13 series," kata Tim Cook memperkenalkan iPhone 13.

Sementara itu, VP iPhone Product Marketing, Kaiann Drance mengatakan, iPhone 12 dan iPhone 12 mini hadir dengan desain yang disukai oleh para pengguna, peningkatan pada ceramic shield yang membuat layar lebih tangguh, serta dukungan sertifikat IP68.

Ada perbedaan desain dari iPhone 13 mini dan iPhone 13, yakni pada peletakan frame kamera. Kini, kedua kamera tidak diletakkan secara vertikal atas bawah, melainkan miring alias diagonal. Hal ini seperti bocoran yang beredar sejak beberapa waktu lalu.

iPhone 13 mini didukung layar OLED dengan ukuran 5,4 inci dan iPhone 13 memiliki layar OLED 6,1 inci. Layar iPhone 13 mini dan iPhone 13 sudah didukung Retina XDR yang mampu menyajikan warna hitam lebih hitam dan tingkat kecerahan 28 persen dibanding pendahulunya.

Di luar ruangan, kecerahan iPhone 13 mini dan iPhone 13 mencapai 800 nits dan puncaknya 1200 nits saat memutar konten foto atau video.

iPhone 13 mini dan iPhone 13 hadir dalam sejumlah warna baru, yakni Product Red, starlight, midnight, biru, dan pink.

Untuk baterai, iPhone 13 mini diklaim lebih tahan lama hingga 1,5 jam dibandingkan iPhone 12 mini. Sedangkan baterai iPhone 13 diklaim 2,5 jam lebih lama dibandingkan iPhone 12.

Kamera iPhone 13 mini dan iPhone 13 masih menggunakan dual sensor 12MP namun untuk kamera Wide, ukuran sensornya lebih besar, 1.7um pixel. Hal ini diklaim membuat iPhone 13 mampu mengambil cahaya 47 persen lebih banyak dibanding pendahulunya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max

iPhone 13 Pro akan dilengkapi sensor autofocus pada kamera ultra-wide. Itu juga akan menggunakan lensa enam elemen untuk menunjang pengambilan gambar low-light. (dok: MacRumors)
iPhone 13 Pro akan dilengkapi sensor autofocus pada kamera ultra-wide. Itu juga akan menggunakan lensa enam elemen untuk menunjang pengambilan gambar low-light. (dok: MacRumors)

Pada sisi lain, iPhone 13 Pro memiliki layar 6,1 inci dengan tiga kamera berdesain yang sama seperti pendahulu, namun kemampuannya berbeda. iPhone 13 Pro Max punya layar 6,7 inci dengan desain sama dengan iPhone 13 Pro.

Keduanya didukung layar Retina XDR dan refresh rate tinggi hingga 120Hz pada fitur ProMotion. Dengan ProMotion, iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max bisa mendukung refresh rate antara 10Hz - 120Hz, sesuai penggunaan pengguna.

Untuk keempat seri iPhone 13, di bagian layar, Apple masih setia dengan desain notch, hanya saja ukurannya 20 persen lebih kecil dibandingkan pada pendahulunya.

iPhone 13 Pro dan 13 Pro Max menggunakan cover layar Ceramic Shield seperti pada iPhone 13. Hal ini diklaim membuat layar lebih tanggung dibandingkan smartphone lainnya.

iPhone 13 Pro dan 13 Pro Max hadir dalam empat opsi warna yakni graphite, gold, silver, dan sierra blue (warna baru). Apple membuka preorder iPhone 13 mulai 17 September dan tersedia di US pada 24 September 2021.

Bicara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max, tak lengkap jika tidak membicarakan kameranya. Apple Senior VP of Worldwide Marketing, Greg Joswiak, mengatakan, kedua iPhone 13 seri Pro hadir dengan peningkatan telephoto zoom, fotografi makro, Photographic, dan Cinematic Mode.

Adapun kamera iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max menggunakan lensa 12MP namun dengan sensor lebih besar untuk Wide camera-nya, yakni 1.9 um pixel dan aperture f1.5. Dengan ini, hasil foto diklaim memiliki noise lebih sedikit, kecepatan rana yang lebih baik dalam setiap kondisi cahaya. Hasil foto juga dikatakan lebih detail.

Jika dibandingkan dengan iPhone 12 Pro series, peningkatan kamera iPhone 13 Pro series bisa dirasakan saat pengambilan foto kondisi minim cahaya. yang hasilnya 2,2 kali lebih terang.

Sementara kamera ultra wide pada iPhone 13 Pro series, hadir dengan aperture f1.8 dan sistem autofokus baru. Hal ini membuat peningkatan 92 persen dalam kecerahan dan ketajaman foto.

Terakhir adalah dukungan telephoto camera yang lebih, yakni 77mm pada iPhone 13 Pro series. Hal ini memungkinkan pengguna mengambil gambar lebih dekat sembari merekam video. Kamera telephoto iPhone 13 Pro series menawarkan 3x optical zoom.

Chipset A15 Bionic

Tim Cook perlihatkan iPhone 13 series. (Doc: Apple)
Tim Cook perlihatkan iPhone 13 series. (Doc: Apple)

Peningkatan-peningkatan pada iPhone 13 mini, 13, 13 Pro, dan 13 Pro Max didukung oleh chipset A15 Bionic.

Selain mampu memproses gambar menjadi lebih baik, cepat, dan cerdas, chipset A15 Bionic juga menawarkan efisiensi daya yang lebih baik.

Chip ini didukung teknologi 5nm dan diklaim sebagai chip Apple paling cepat dibandingkan yang lainnya.

Chip A15 Bionic memiliki 5-core GPU pada lini Pro yang membuat performa grafis lebih cepat, 50 persen lebih cepat dibanding prosesor milik kompetitor. Hal ini membuat pemrosesan gambar dan video menjadi lebih ideal, begitu juga dengan performa saat gaming.

CPU 6-inti hadir dengan dua inti high-performance dan empat inti high-efficiency. Hal ini membuat kinerja CPU 50 persen lebih cepat dibanding milik kompetitor.

Ke-6 inti CPU ini diklaim mampu membuat pengerjaan tugas menjadi lebih cepat dan efisien. A15 Bionic juga didukung Neural Engine 16-core yang mampu melakukan 15,8 triliun operasi per detik. Hal ini memungkinkan komputasi machine learning lebih cepat untuk mendukung pengalaman aplikasi pihak ketiga yang lebih baik.

(Tin/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel