Apple rilis pembaruan iOS, iPadOS dan MacOS untuk atasi spyware

·Bacaan 1 menit

Apple merilis pembaruan untuk perangkat lunak iOS, MacOS dan iPadOS untuk mengatasi kerentanan yang dieksploitasi spyware buatan NSO Group.

"Memproses berkas PDF berisi malware bisa berakibat mengeksekusi kode. Apple mengetahui laporan yang menyebutkan masalah ini dieksplotasi," kata Apple, dikutip dari Cnet, Rabu.

Pembaruan yang tersedia sejak Senin (13/9) adalah iOS 14.8, iPadOS 14.8, MacOS Big Sur 11.6 dan WatchOS 76.2.

Baca juga: Malware baru tembus hampir semua model iPhone

Apple juga mengeluarkan pembaruan untuk MacOS Catalina. Mereka menyarankan pengguna untuk segera memperbarui sistem operasi.

Citizen Lab dari University of Toronto, menemukan kerentanan di aplikasi iMessage bisa ditembus spyware Pegasus buatan NSO Group, yang setidaknya digunakan sejak Februari lalu.

Malware ini berbahaya karena tidak perlu interaksi dengan pengguna dan bisa menyerang hampir semua model perangkat Apple berbasis iOS, OSX dan watchOS.

Menurut Apple, serangan ini sangat rumit dan membutuhkan dana yang sangat banyak untuk mengembangkannya. Oleh karena itu, malware ini hanya menyasar pengguna tertentu.

"Meski pun bukan ancaman bagi mayoritas pengguna, kami tetap berusaha membela seluruh pelanggan dan secara terus-menerus menambahkan perlindungan baru untuk perangkat dan data mereka," kata Kepala Teknis dan Arsitektur Keamanan Apple, Ivan Krstic,

Dikutip dari Reuters, Apple menolak berkomentar apakah teknik peretasan ini juga berasal dari NSO Group, yang membuat spyware Pegasus.

NSO Group tidak membenarkan atau membantah apakah mereka berada di balik teknik peretasan tersebut.

Baca juga: iOS 15 dan iPadOS 15 dikabarkan rilis 20 September

Baca juga: Apple Watch Series 7 hadir dengan layar lebih besar

Baca juga: iPad 9 resmi dirilis, punya chip A13 Bionic hingga fitur center stage

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel