Apple tunda kebijakan perlindungan anak

·Bacaan 1 menit

Apple Inc menyatakan butuh lebih banyak waktu untuk mengumpulkan umpan balik dan memperbaiki fitur keamanan anak yang sedang dirancang setelah mendapatkan kritik soal privasi.

"Berdasarkan umpan balik dan pelanggan, kelompok advokasi, peneliti dan lainnya, kami memutuskan untuk mengambil waktu tambahan selama beberapa bulan ke depan untuk mengumpulkan masukan dan membuat perbaikan sebelum meluncurkan fitur-fitur sangat penting untuk keamanan anak-anak," kata Apple, dikutip dari Reuters, Sabtu.

Apple bulan lalu menyatakan akan mengecek ponsel dan komputer pengguna di Amerika Serikat untuk melihat apakah mereka menyimpan gambar pelecehan anak-anak. Rencana tersebut dikritik berbagai pihak, termasuk karyawan mereka sendiri.

Fitur tersebut dianggap bisa dieksploitasi oleh pemerintah represif yang mencari material untuk disensor atau menangkap seseorang. Peneliti keamanan siber pun akan sulit untuk menilai apakah Apple hanya mengecek konten di perangkat dalam jumlah yang sedikit.

Apple menyatakan peneliti akan bisa memverifikasi klaim mereka.

Apple berencana menerapkan kebijakan ini untuk iPhone, iPad dan perangkat Mac dengan pembaruan perangkat lunak tahun ini.


Baca juga: Lembaga tenaga kerja AS selidiki dua komplain dari pekerja Apple

Baca juga: Apple hadapi tantangan antimonopoli di India

Baca juga: Apple digugat karena Siri disebut melanggar privasi pengguna

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel