Apple ubah arah di toko aplikasi, memotong biaya untuk pengembang kecil

·Bacaan 2 menit

San Francisco (AFP) - Apple pada Rabu mengatakan akan memangkas separuh biaya App Store -- toko aplikasi -- untuk pengembang-pengembang kecil, sebagai langkah menghadapi tuntutan hukum atas komisi 30 persen dan peningkatan pengawasan antimonopoli pasar daring.

Produsen iPhone itu mengatakan bahwa pengembang-pengembang yang menghasilkan kurang dari satu juta dolar AS dari penjualan aplikasi di tokonya akan mendapatkan pemotongan pendapatan Apple maksimal 15 persen.

Namun, pengumuman itu tidak akan berpengaruh pada pengembang-pengembang yang menghasilkan uang dalam jumlah besar dari aplikasi-aplikasi yang sangat populer seperti dari raksasa musik Spotify dan sensasi video game Epic Games.

Apple mengatakan "sebagian besar" pengembang akan menarik manfaat dari programnya yang diluncurkan untuk mendorong perusahaan-perusahaan selama pandemi, yang akan berlaku efektif 1 Januari.

"Usaha kecil adalah tulang punggung ekonomi global kami dan jantung dari inovasi dan peluang dalam komunitas di seluruh dunia," kata kepala eksekutif Apple Tim Cook.

"Kami meluncurkan program ini untuk membantu pemilik bisnis kecil menulis bab berikutnya tentang kreativitas dan kemakmuran di App Store, dan untuk membangun jenis aplikasi berkualitas yang disukai pelanggan kami."

Menurut firma riset Sensor Tower, langkah Apple ini mempengaruhi aplikasi-aplikasi yang menghasilkan kurang dari lima persen pendapatannya dari App Store.

Apple mengatakan pasarnya memiliki sekitar 1,8 juta aplikasi, kebanyakan gratis. App Store pada 2019 menghasilkan sekitar 519 miliar dolar AS dalam perdagangan pada 2019, dengan sekitar 85 persen mengalir ke pengembang, menurut perusahaan.

Tetapi kebijakan Apple telah semakin diawasi.

Apple dan pengembang game blockbuster Fortnite, Epic Games, sedang bertarung di pengadilan mengenai apakah kendali ketat perusahaan yang berbasis di California itu atas App Store-nya, dan pemotongan pendapatan 30 persennya, dianggap perilaku monopoli.

Apple mencabut Fortnite dari tokonya pada Agustus setelah Epic merilis pembaruan yang menghindari pembagian pendapatan. Sidang untuk menyelesaikan perselisihan diperkirakan terjadi tahun depan.

Sementara itu Spotify telah mengajukan keluhan kepada otoritas Uni Eropa yang menuduh Apple telah menyalahgunakan posisi dominannya untuk memungut biaya yang tidak adil dari layanan daring.

Coalition for App Fairness, sebuah asosiasi yang baru dibentuk dengan termasuk Spotify, Fortnite, dan beberapa pengembang aplikasi lainnya, menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Apple.

"Para pengembang menginginkan lapangan bermain yang setara dari Apple, BUKAN gerakan simbolik," kata koalisi itu dalam pernyataan Twitter.

"Pengumuman Apple hari ini adalah langkah yang diperhitungkan dan mengabaikan kelemahan fundamental dengan App Store, khususnya."

Kelompok itu mengatakan ambang satu juta dolar AS itu sewenang-wenang dan bahwa kebijakan Apple masih merugikan banyak pengembang aplikasi.