Arab Saudi Buka Akses Menuju Situs Kuno Tersembunyi

Arab Saudi (AFP/ANTARA) - Sepenuhnya tertutup oleh kerudung hitam, wanita Irlandia berambut pirang, Angela Miskelly, menatap kagum saat berjalan-jalan melalui daerah Al-Hijr, kota kuno Saudi dari makam yang diukir hingga pegunungan batu pasir yang diliputi dengan bunga mawar.


“Spektakuler... indah.. menyentuh,” katanya. “Tapi di mana wisatawannya” Jika kita memiliki tempat seperti ini di negara saya, kita akan memiliki jutaan wisatawan!”


Kembali ke masa lampau ke abad kedua sebelum masehi, situs arkeologi Nabatean, yang juga dikenal sebagai Madain Saleh, telah lama tersembunyi dari wisatawan asing di kerajaan yang sangat konservatif yang jarang terbuka untuk wisatawan.


Arab Saudi diperkirakan waspada dengan para arkeolog dan ilmuwan yang berusaha untuk mempelajari reruntuhan kuno negara itu karena khawatir bila temuan mereka dapat menyoroti peradaban sebelum Islam yang pernah berkembang di sana.


Dalam beberapa tahun terakhir, walau bagaimanapun, warga Saudi semakin berani menunjukkan situs-situs tersebut dan pihak berwenang lebih toleran terhadap rasa keingintahuan mereka.


Digambarkan sebagai situs yang diawetkan terbesar dan terbaik dari peradaban Nabatean di bagian selatan Petra, Yordania, Madain Saleh adalah situs arkeologi Saudi pertama yang akan resmi didaftarkan pada Daftar Warisan Dunia UNESCO.


Situs tersebut terletak 320 kilometer bagian utara Madinah, kota suci Islam, Saudi Arabia bagian barat, dan panjangnya sekitar 15 kilometer persegi.


Menurut UNESCO, yang di dalam situs tersebut terdapat juga 111 makam, sebagian besar bagian depannya dihiasi dengan gambar gua dan bahkan beberapa prasasti sebelum Nabatean.


Situs tersebut juga terdapat sumur air yang dirancang dengan rumit dan berfungsi sebagai contoh utama kejeniusan arsitektur dan hidrolik Nabatean. (kn/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.