Arab Saudi Segera Berikan Lansia Vaksin Booster COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Riyadh - Pemerintah Arab Saudi berkata akan segera menyuntik vaksin booster untuk melawan COVID-19 kepada lansia usia 60 tahun ke atas. Ini berlaku delapan bulan setelah mendapat dosis full.

"Kami saat ini sedang menyiapkan untuk menyertakan orang-orang dewasa yang usianya lebih tua dalam rencana dosis booster yang akan disediakan usai melalui delapan bulan setelah dosis vaksin kedua mereka," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, dilaporkan Arab News, Senin (27/9/2021).

Kemenkes Arab Saudi juga telah mulai memberikan suntikan booster kepada individu-individu risiko tinggi, temrasuk orang denga gagal ginjal kronis dan orang-orang yang memiliki organ transplan.

Arab Saudi telah menyuntik lebih dari 41 juta vaksin COVID-19. Jumlah warga yang sudah mendapatkan dosis full sudah tembus 18 juta.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Segera Vaksinasi Full

Seorang warga setelah menjalani penyuntikan vaksin virus Covid-19 di pusat vaksinasi yang diawasi Kementerian Kesehatan Arab Saudi di Riyadh (17/12/2020). Otoritas Arab Saudi meminta warga yang ingin divaksinasi agar mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi yang disediakan. (AFP/Fayez Nureldine)
Seorang warga setelah menjalani penyuntikan vaksin virus Covid-19 di pusat vaksinasi yang diawasi Kementerian Kesehatan Arab Saudi di Riyadh (17/12/2020). Otoritas Arab Saudi meminta warga yang ingin divaksinasi agar mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi yang disediakan. (AFP/Fayez Nureldine)

Kemenkes Arab Saudi mengimbau agar masyarakat segera menyelesaikan vaksin dosis kedua mereka. Proses vaksinasi ini dinilai penting yang diharapkan menjadi tahap terakhir untuk melawan corona.

"Kami mendorong semuanya untuk menyelesaikan kedua dosis secepatnya," ujar jubir Kemenkes.

Berdasarkan data Kemenkes Arab Saudi, ada 44 kasus baru pada Senin ini. Total kasus aktif ada 2.277 kasus yang mayoritas ada di Jeddah, Madinah, dan Riyadh.

Untuk total infeksi secara kumulatif ada 546 ribu kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel